Keluarga pasangan selebritas Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq melalui kuasa hukum mereka, Minola Sebayang, memberikan klarifikasi terkait penyebaran berita bohong mengenai perceraian di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (16/4/2026). Fitnah tersebut dinilai telah melampaui batas karena memberikan dampak psikologis buruk bagi keluarga besar.
Penyebaran informasi palsu ini dilaporkan turut menyasar anak sulung pasangan tersebut, King Faaz, dengan mencatut nama serta fotonya dalam narasi yang tidak benar. Dilansir dari Detik Hot, para pembuat konten memanipulasi video lama King Faaz untuk mendukung isu keretakan rumah tangga orang tuanya.
"Ini sungguh artinya kejam ya. King Faaz dikatakan sudah siap dan ikhlas jika harus kehilangan sosok ayah untuk kedua kalinya. Jadi dicatut nama anaknya! Jadi ini memang luar biasa sekali ini ya," tegas Minola Sebayang, Kuasa Hukum Keluarga.
Manipulasi video tersebut menampilkan potongan gambar King Faaz seolah-olah memberikan pernyataan resmi terkait kondisi keluarga. Padahal, konten tersebut merupakan hasil suntingan dari aktivitas lama yang sama sekali tidak berkaitan dengan isu perceraian yang beredar di media sosial.
"Di sini juga ada komentar, King Faaz mengatakan sudah siap dan ikhlas jika harus kehilangan sosok ayah untuk kedua kalinya," ujar Minola Sebayang, Kuasa Hukum Keluarga.
Kekhawatiran utama Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq berfokus pada jejak digital yang berpotensi diakses oleh anak-anak mereka di masa depan. Berita palsu mengenai kehancuran rumah tangga dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan mental anak-anak dalam lingkungan pergaulan maupun sekolah.
Langkah hukum dan klarifikasi ini juga diambil untuk melindungi kondisi kesehatan orang tua Fairuz A Rafiq. Pihak keluarga berupaya memastikan agar informasi keliru tersebut tidak memicu kekhawatiran berlebih bagi sang ibu yang saat ini sedang dalam kondisi kurang sehat.
"Ada orang tua juga yang lagi dalam keadaan kurang sehat yang sudah cukup sepuh. Mungkin kalau dia tidak dijelaskan secara lugas jelas seperti ini, bisa saja dia beranggapan bahwa hal ini terjadi tapi anaknya menutup-nutupi," pungkas Minola Sebayang, Kuasa Hukum Keluarga.