Sutradara Baim Wong memberikan tanggapan resmi terkait ulasan negatif dari akun pengulas film terhadap karya terbarunya yang berjudul Semua Akan Baik-Baik Saja. Tanggapan tersebut disampaikan menyusul kritik yang menyebut materi promosi film lebih baik daripada kualitas film itu sendiri, Selasa (19/5/2026).
Kritik tajam tersebut dilayangkan oleh akun pengulas film bernama @scenemaid. Evaluasi dari penonton ini memicu respons langsung dari sang sutradara melalui media sosial pribadi, sebagaimana dilansir dari Suara.
"Sampai kaget bacanya. Saya nggak ada niat nipu siapapun, tapi kalau jadinya kurang bagus, saya terima masukan dan kritikannya," tulis sutradara Baim Wong.
Pria yang sebelumnya juga menggarap film Lembayung ini menyatakan keterbukaannya terhadap evaluasi. Meski demikian, mantan suami Paula Verhoeven tersebut menyayangkan pemilihan kata dalam ulasan yang dinilai terlalu provokatif.
"Tapi mungkin bisa kata-katanya diubah jadi lebih enak dibacanya, takut bahasanya digunain orang untuk gede-gedein berita ini. Maaf harus post, karena ngeganjel, nggak enak. Doa terbaik buat scenemaid, semoga ke depannya sukses," tambah sutradara Baim Wong.
Sebelumnya, akun @scenemaid menilai alur cerita film Semua Akan Baik-Baik Saja memiliki banyak lubang logika atau skrip yang berantakan. Akun tersebut juga menilai kualitas film ini tidak mampu memaksimalkan kemampuan akting para pemeran utama seperti Reza Rahadian.
"Siapa yang udah terlanjur kena tipu promosinya? Ini mah mending jadi sinetron stripping aja kayak Ikatan Cinta, biar semua masalah dari karakternya kelar semua," tulis akun pengulas film @scenemaid.
Semua Akan Baik-Baik Saja menjadi film drama keluarga ketiga bagi Baim Wong sebagai sutradara setelah merilis film Lembayung dan Sukma. Cerita dalam film ini berfokus pada konflik internal sebuah keluarga yang pecah setelah anak sulung mereka meninggal dunia secara mendadak akibat serangan jantung.
Selain dibintangi aktor ternama seperti Reza Rahadian, Christine Hakim, Raihaanun, Ari Irham, dan Teuku Rifnu Wikana, film ini juga melibatkan dua aktor penyandang down syndrome, Alim dan Vanessa.