Pedangdut Ayu Ting Ting baru-baru ini menjadi pusat perhatian publik setelah terlihat menghabiskan waktu bersama seorang pria. Keduanya kedapatan berjalan bersama di sebuah bioskop dengan mengenakan pakaian bernuansa putih.
Sosok pria yang menemani pelantun lagu Alamat Palsu tersebut diduga kuat adalah Muhammad Kevin Gusnadi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kevin merupakan pria asal Padang yang memiliki latar belakang pendidikan dan karier cukup mentereng.
Dilansir dari Suara, Kevin adalah alumnus Universitas Indonesia (UI) yang menyelesaikan studi sarjana pada 2016 dan melanjutkan pendidikan magister di kampus yang sama. Selama masa kuliah, ia dikenal vokal dan aktif sebagai pengurus Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik serta BEM FISIP UI.
Pria yang kini berdomisili di Tangerang Selatan ini tercatat pernah menduduki posisi strategis di lembaga negara. Muhammad Kevin Gusnadi pernah bekerja sebagai Staf Tenaga Ahli di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) pada 2017.
Tidak hanya itu, Kevin juga sempat mengabdi di lingkungan parlemen. Ia diketahui menjabat sebagai Tenaga Ahli di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk masa jabatan periode 2019 hingga 2024.
Klarifikasi Status Hubungan
Menanggapi kabar kedekatannya yang viral, Ayu Ting Ting memberikan penjelasan mengenai status hubungannya dengan pria berusia 32 tahun tersebut. Ibu dari Bilqis ini menegaskan bahwa interaksi mereka saat ini masih dalam batas pertemanan.
"Nggak tahu jodoh ke depan gimana. Ya namanya berteman sama siapa aja," ujar Ayu Ting Ting memberikan klarifikasi di acara Brownis, dikutip Jumat, 15 Mei 2026.
Meskipun belum menetapkan status sebagai pasangan kekasih, Ayu tidak menutupi rasa senangnya terhadap kehadiran Kevin. Ia secara tersirat mengaku sedang menikmati masa-masa perkenalan tersebut.
"Tapi bener kan, gue senang, gue happy, bisa buka hati," tutur penyanyi berusia 32 tahun tersebut.
Ayu Ting Ting menjelaskan bahwa saat ini prioritasnya adalah menjalin silaturahmi yang baik. Hingga kini, dirinya mengaku masih menjalani tahap pendekatan dan membiarkan segala sesuatunya mengalir tanpa tekanan label hubungan resmi.