PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi persetujuan para pemegang saham untuk membagikan dividen sebesar Rp1 per saham dengan total mencapai Rp12,7 miliar. Keputusan tersebut resmi disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Selasa (19/5/2026).
Pemberian keuntungan kepada pemegang saham ini didorong oleh pertumbuhan kinerja keuangan perusahaan yang positif. Dilansir dari Industri, ASLC mencatatkan performa yang kuat sepanjang tahun 2025 hingga kuartal pertama tahun ini.
Selain pembagian dividen, rapat tersebut juga menyepakati langkah korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Perusahaan mengalokasikan persentase buyback sebanyak-banyaknya 10 persen dari total modal yang ditempatkan guna meningkatkan likuiditas saham ASLC.
Manajemen emiten perdagangan otomotif ini juga membidik pertumbuhan kinerja hingga dua digit sampai akhir tahun 2026. Target ekspansif tersebut didukung penuh oleh meningkatnya kontribusi pendapatan dari jaringan bisnis ritel mobil bekas mereka, Caroline.id.
"Kinerja segmen penjualan mobil bekas memberi landasan yang sangat kuat bagi optimisme kami dalam melihat prospek kinerja tahun ini,ÔÇØ jelas Jany Candra, Direktur Utama Autopedia Sukses Lestari.
Demi memuluskan target pertumbuhan tersebut, manajemen menetapkan anggaran belanja modal atau capex berkisar antara Rp15 miliar hingga Rp20 miliar. Dana capex ini dialokasikan khusus untuk mendanai perluasan jaringan cabang ritel mobil bekas.
ASLC berencana menambah 2 hingga 3 cabang baru Caroline.id pada tahun ini. Wilayah Jakarta dan Jawa Barat menjadi lokasi potensial yang saat ini sedang dipertimbangkan oleh jajaran manajemen perusahaan.
ÔÇ£Untuk penentuan lokasi dan pelaksanaan ekspansi ini, kami masih mempertimbangkan kondisi ekonomi dan perkembangan geopolitik,ÔÇØ imbuh Jany Candra, Direktur Utama Autopedia Sukses Lestari.