Arashi Resmi Pamit, Ini Pesan Haru Usai 27 Tahun Berkarya di Konser Terakhir 2026

Arashi Resmi Pamit, Ini Pesan Haru Usai 27 Tahun Berkarya di Konser Terakhir 2026
Foto: Arashi Resmi Pamit, Ini Pesan Haru Usai 27 Tahun Berkarya di Konser Terakhir 2026. (Illustration by Pexels)

Grup idola legendaris asal Jepang, Arashi, resmi menutup perjalanan panjang mereka di industri hiburan dengan sebuah konser perpisahan yang sangat megah. Acara emosional ini digelar di Tokyo Dome pada 31 Mei 2026, yang menjadi panggung terakhir bagi kelima anggotanya.

Konser tersebut menjadi momen bersejarah bagi para penggemar yang telah mengikuti karier mereka selama lebih dari dua dekade. Tokyo Dome, sebagai salah satu lokasi konser paling bergengsi di Jepang, menjadi saksi bisu berakhirnya era boy band besar ini.

Kemeriahan Konser Perpisahan di Tokyo Dome

Melansir laporan dari Japan Wire melalui Kyodo News pada Selasa (2/6/2026), grup yang digawangi oleh Masaki Aiba, Jun Matsumoto, Kazunari Ninomiya, Satoshi Ohno, dan Sho Sakurai ini tampil penuh energi. Mereka membuka pertunjukan dengan lagu "Love Rainbow" yang ceria untuk membangkitkan semangat penonton.

Suasana stadion semakin bergemuruh ketika Jun Matsumoto menyapa penggemar dengan teriakan penuh antusiasme. "Arashi telah kembali!" seru Jun yang langsung disambut sorakan meriah dari ribuan orang yang memadati venue.

Dalam penampilan terakhir ini, Arashi membawakan total 33 lagu hits yang merangkum perjalanan musik mereka selama ini. Beberapa lagu populer seperti "Love So Sweet", "Happiness", dan "Five" turut menggema di seluruh area stadion.

Mereka juga membawakan lagu-lagu ikonik lainnya seperti hit lawas berjudul "Arashi" hingga karya terbaru mereka, "Whenever You Call". Sepanjang jalannya konser, pemandangan indah tercipta dari lambaian penlights warna-warni milik penonton yang melambangkan identitas setiap anggota.

Meskipun seluruh anggota kini telah memasuki usia 40-an, mereka tetap menunjukkan performa maksimal dan interaksi yang hangat. Tidak hanya akrab di antara sesama member, mereka juga menjalin komunikasi yang sangat dekat dengan para penggemar setianya.

Momen paling menyentuh terjadi saat sang pemimpin sekaligus vokalis utama, Satoshi Ohno, memberikan pesan perpisahan di atas panggung. Ia mengungkapkan perasaan mendalam mengenai akhir dari aktivitas grup yang telah membesarkan namanya tersebut.

Satoshi mengatakan bahwa meskipun aktivitas mereka sebagai grup berakhir pada hari itu, Arashi akan tetap hidup di hati semua orang. "Hari ini menandai akhir dari aktivitas kami, tapi Arashi yang kita buat bersama akan terus hidup," tuturnya dengan penuh emosi.

Pesan Terakhir Melalui Media Sosial

Setelah lampu stadion padam dan konser berakhir, Arashi melanjutkan ucapan pamit mereka melalui platform digital. Mereka mengunggah sebuah pesan spesial di akun Instagram resmi sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada basis penggemar global mereka.

Unggahan tersebut menampilkan coretan tanda tangan dari kelima anggota beserta kalimat singkat yang menyentuh hati. Pesan tersebut merangkum rasa syukur atas kebersamaan mereka selama 26 setengah tahun berkarya di dunia musik.

Berikut adalah isi pesan singkat yang diunggah oleh Arashi melalui akun Instagram resmi mereka:

  • "Terima kasih untuk 26 setengah tahun yang luar biasa!!!!!"
  • "31 Mei 2026 - ARASHI"
  • "Masaki Aiba, Jun Matsumoto, Kazunari Ninomiya, Satoshi Ohno, Sho Sakurai"
  • "Selalu bersama kalian (With you)"

Unggahan tersebut seketika dibanjiri oleh ribuan komentar dari para penggemar di berbagai belahan dunia, termasuk dari Indonesia. Banyak fans yang mengungkapkan rasa sedih sekaligus berterima kasih atas dedikasi Arashi selama hampir tiga dekade terakhir.

Antusiasme penggemar sebenarnya sudah terlihat sejak sepekan sebelum konser dimulai, di mana mereka mulai memadati kawasan Tokyo Dome. Banyak dari mereka yang menyempatkan diri untuk berfoto di depan instalasi logo Arashi yang bertuliskan "Kami adalah Arashi".

Langkah Baru Satoshi Ohno dan Detail Tur

Kabar mengejutkan lainnya muncul sesaat setelah konser perpisahan tersebut berakhir secara resmi. Sang leader, Satoshi Ohno, mengumumkan bahwa dirinya memutuskan untuk mundur dari agensi Starto Entertainment Inc.

Keputusan Satoshi untuk keluar dari agensi yang sebelumnya dikenal sebagai Johnny & Associates Inc. ini menandai babak baru dalam hidupnya. Hal ini juga mempertegas bahwa perjalanan Arashi sebagai unit grup memang telah mencapai titik akhir.

Informasi mengenai rangkaian tur dan pelaksanaan konser perpisahan Arashi:

Kategori Informasi Detail Pelaksanaan
Total Pertunjukan 15 Konser di berbagai kota besar di Jepang
Harga Tiket 12.000 Yen (Sekitar Rp1,3 Juta)
Sistem Penjualan Sistem Lotere khusus anggota klub penggemar di Jepang
Total Penonton Diperkirakan mencapai 700.000 orang

Tabel di atas menunjukkan betapa besarnya skala tur perpisahan ini dan ketatnya persaingan untuk mendapatkan tiket melalui sistem lotere. Dengan jangkauan total 15 pertunjukan, Arashi memastikan sebanyak mungkin penggemar bisa ikut merayakan perpisahan tersebut.

Sebagai informasi tambahan mengenai lokasi asal grup ini, Jepang sendiri merupakan negara kepulauan yang sangat luas. Negara ini tercatat memiliki lebih dari 6.000 pulau yang tersebar di wilayah sekitarnya, menjadikannya salah satu pusat budaya dan hiburan terbesar di Asia.

Berakhirnya perjalanan Arashi meninggalkan lubang besar bagi industri J-Pop, namun warisan musik mereka dipastikan akan tetap dikenang selamanya. Penggemar kini hanya bisa menantikan langkah individu dari masing-masing anggota di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi