Timnas Thailand menghadapi tantangan besar setelah hasil undian menempatkan mereka dalam Grup F Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Indonesia. Skuad berjuluk Gajah Perang ini memosisikan diri sebagai tim non-unggulan di tengah kepungan tim-tim kuat benua kuning.
Seperti dilansir dari Suara, persaingan di grup ini menjadi perhatian utama karena dihuni oleh Jepang yang merupakan raksasa Asia, serta Qatar yang menyandang status juara bertahan. Di sisi lain, Indonesia dinilai terus mengalami peningkatan performa yang signifikan.
Pelatih Thailand, Anthony Hudson, menyatakan antusiasmenya untuk bersaing di grup kompetitif tersebut. Walaupun menyadari posisi timnya tidak difavoritkan, ia meyakini anak asuhnya mampu memberikan kejutan bagi lawan-lawan mereka.
Anthony Hudson memandang partisipasi Thailand di Grup F sebagai panggung krusial. Baginya, bertanding melawan tim papan atas adalah momentum penting untuk menguji kualitas timnya di level internasional.
"Grup F ini menarik. Ini kesempatan besar bagi kami untuk buktikan diri dengan lawan-lawan berat," jelas Hudson dilansir dari Daily News.
Meskipun mengakui label underdog yang melekat pada Thailand, ia tetap menaruh kepercayaan pada komposisi skuadnya. Pengalaman para pemain senior diharapkan menjadi kunci dalam menghadapi tekanan di turnamen besar.
"Kami mungkin dilabeli underdog, tapi kami punya banyak pemain berpengalaman," tambahnya.
Ancaman Nyata dari Skuad Garuda
Perhatian khusus diberikan Hudson terhadap perkembangan Timnas Indonesia yang dinilai sangat pesat. Kehadiran para pemain diaspora yang berkarier di kompetisi Eropa dianggap sebagai faktor utama yang mengubah kekuatan skuad Garuda saat ini.
Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut bahkan memprediksi bahwa pertemuan antara Thailand dan Indonesia akan menjadi laga yang sangat menentukan bagi kedua tim. Persaingan ini diperkirakan menjadi duel kunci dalam memperebutkan posisi di klasemen grup.
"I rasa, nanti (Thailand vs Indonesia) akan jadi laga besar," tegasnya.
Perhelatan Piala Asia 2027 sendiri dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi mulai 7 Januari 2027. Turnamen ini melibatkan 24 negara yang terbagi ke dalam enam grup untuk memperebutkan supremasi tertinggi di Asia.
Berdasarkan regulasi kompetisi, juara grup dan runner-up dipastikan melaju secara otomatis ke babak 16 besar. Sementara itu, empat kuota sisa di fase gugur akan diambil dari tim-tim yang menempati peringkat ketiga terbaik di fase grup.