Annisa Dalimunthe Rilis Lagu Merah Putih Gemilang Perkuat Nasionalisme

Annisa Dalimunthe Rilis Lagu Merah Putih Gemilang Perkuat Nasionalisme
Foto: Ilustrasi Annisa Dalimunthe Rilis Lagu Merah Putih Gemilang Perkuat Nasionalisme.

Penyanyi cilik Annisa Dalimunthe meluncurkan karya musik terbaru berjudul Merah Putih Gemilang di Jakarta pada Kamis (16/4/2026) sebagai upaya memupuk jiwa nasionalisme masyarakat Indonesia di mancanegara. Lagu ini dirancang khusus untuk menjangkau kalangan diaspora agar tetap menjaga identitas bangsa di tengah pengaruh budaya global.

Produksi karya ini mendapatkan dukungan penuh dari orang tua Annisa yang ingin menanamkan rasa cinta Tanah Air kepada anak-anak sejak usia dini. Visualisasi lagu tersebut digarap dengan menonjolkan simbol-simbol negara guna memperkuat pesan patriotisme yang ingin disampaikan kepada pendengar, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Poppy Aulia, ibu dari Annisa, menjelaskan bahwa pembuatan video klip ini merupakan bagian dari narasi besar mengenai kerinduan terhadap kampung halaman.

"Hari ini kita membuat video klip tentang lagu Merah Putih Gemilang, yang menceritakan bahwa Indonesia adalah rumah kita, tempat kita berkumpul," ujar Poppy Aulia.

Tim produksi memilih lokasi syuting di Taman Mini Indonesia Indah untuk menghadirkan atmosfer Indonesia yang kental melalui kostum tradisional dan penampilan marching band.

"Kita ingin bukan hanya liriknya saja yang Indonesia, tapi visualnya juga terasa Indonesia banget," kata Poppy Aulia.

Ayah Annisa, Tom Becker Dalimunthe, menekankan pentingnya bagi warga negara Indonesia yang menetap di luar negeri untuk tetap memegang teguh akar budaya mereka.

"Walaupun kita tidak tinggal di Indonesia, kita harus tetap ingat bahwa kita orang Indonesia. Jangan sampai lupa akar budaya kita. Ini juga cara mengenalkan nasionalisme kepada anak," jelas Tom Becker Dalimunthe.

Meski saat ini berdomisili di Malaysia, keluarga Annisa tetap menerapkan penggunaan Bahasa Indonesia dalam komunikasi sehari-hari dan rutin mengunjungi tanah air hampir setiap bulan.

"Dalam setahun kita bisa pulang sampai 12 kali, hampir setiap bulan. Paspor tetap Indonesia, dan di rumah kita selalu pakai Bahasa Indonesia," tambah Tom Becker Dalimunthe.

Tom juga memiliki harapan besar agar komposisi musik ini dapat diterima secara luas oleh masyarakat luas dalam berbagai seremoni kenegaraan resmi.

"Kita bayangkan reff-nya bisa dinyanyikan di GBK, satu stadion ikut nyanyi. Bahkan bisa juga dibawakan dengan marching band di Istana," kata Tom Becker Dalimunthe.

Lagu ciptaan musisi Catur ini melibatkan drummer Ikmal Tobing untuk memberikan sentuhan aransemen yang lebih modern dan energik bagi pendengar muda. Annisa yang kini berusia tujuh tahun telah mendalami dunia tarik suara sejak umur lima tahun dan menempuh pendidikan musik formal di Malaysia.

"Iya aku senang nyanyi," ujar Annisa Dalimunthe.

Gadis cilik yang berada di bawah bimbingan Mark Adam tersebut mengaku sangat menikmati proses membawakan lagu-lagu dengan nuansa yang ceria.

"Aku memang suka lagu yang senang-senang," sambung Annisa Dalimunthe.

Artikel terkait

Rekomendasi