Umat Islam mengamalkan Al Matsurat sebagai rangkaian dzikir rutin pada waktu pagi dan petang setiap harinya, termasuk pada Kamis, 16 April 2026, guna mengikuti anjuran dalam Al-Qur'an dan hadits. Kumpulan doa ini disusun berdasarkan ayat-ayat suci serta tuntunan Rasulullah SAW untuk menjaga ketenangan jiwa bagi para pembacanya.
Dzikir ini biasanya dibaca setelah melaksanakan salat Subuh pada pagi hari dan setelah salat Maghrib saat memasuki waktu petang. Amalan tersebut dapat dilakukan secara mandiri maupun berkelompok dalam sebuah majelis dzikir untuk mempererat silaturahmi antarjamaah.
Perintah untuk senantiasa mengingat Allah pada waktu-waktu tertentu ini telah ditegaskan secara eksplisit dalam kitab suci. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, pesan tersebut termaktub dalam Al-Qur'an surah Ar Rum ayat 17.
"Bertasbihlah kepada Allah ketika kamu berada pada waktu senja dan waktu pagi." kutip ayat tersebut.
Dalam tinjauan literatur keislaman, Khalifa Zain Nasrullah dalam buku Amalan Asmaul Husna menyebutkan bahwa Al Matsurat merupakan kompilasi doa yang bersumber langsung dari Al-Qur'an dan hadits. Hasan al-Banna dalam karyanya juga menekankan pentingnya dzikir bagi kedekatan hamba dengan penciptanya.
Melalui tulisan tersebut, tercatat sebuah hadits qudsi yang menjelaskan bagaimana kedudukan seorang hamba yang senantiasa mengingat Allah dalam berbagai kondisi. Hadits tersebut memberikan motivasi spiritual bagi umat untuk konsisten berdzikir.
"Aku bergantung persangkaan hamba kepada-Ku. Aku bersamanya kalau dia mengingat-Ku. Kalau dia mengingat-Ku pada dirinya, maka Aku mengingatnya pada diri-Ku. Kalau dia mengingat-Ku di keramaian, maka Aku akan mengingatnya di keramaian yang lebih baik dari mereka." sabda Rasulullah SAW dalam riwayat Muttafaq alaih.
Struktur bacaan Al Matsurat dimulai dengan pembersihan diri melalui ta'awudz dan pembacaan Surah Al Fatihah. Langkah selanjutnya melibatkan pembacaan rangkaian ayat pilihan dari Surah Al Baqarah, termasuk Ayat Kursi yang dikenal memiliki keutamaan perlindungan besar bagi pembacanya.
Selain ayat-ayat panjang, dzikir ini mencakup pembacaan Surah Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Rangkaian doa kemudian ditutup dengan permohonan kesehatan, perlindungan dari utang, hingga doa Rabithah untuk menguatkan ikatan hati antar sesama Muslim.