Ahli Kesehatan Larang Cuci Daging Kurban Sebelum Dimasak

Ahli Kesehatan Larang Cuci Daging Kurban Sebelum Dimasak
Foto: Ilustrasi Ahli Kesehatan Larang Cuci Daging Kurban Sebelum Dimasak.

Kebiasaan membawa daging kurban yang baru diterima ke wastafel untuk segera dibersihkan ternyata keliru. Aktivitas membersihkan daging mentah dengan air mengalir justru sangat tidak dianjurkan oleh para ahli kesehatan.

Langkah membersihkan tersebut dinilai berbahaya bagi kesehatan keluarga, seperti dilansir dari Suara berdasarkan penjelasan resmi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Secara ilmiah, membersihkan daging mentah di bawah kran air memicu risiko penyebaran bakteri patogen. Jenis bakteri berbahaya seperti Salmonella, E. coli, dan Campylobacter tidak akan hilang akibat siraman air.

Kuman-kuman tersebut justru berpotensi menyebar ke area sekitar melalui percikan air. Bakteri dapat menempel pada permukaan meja dapur, peralatan memasak, hingga hidangan yang sudah siap konsumsi.

Ancaman Kontaminasi Silang di Area Dapur

Penyebaran kuman secara tidak langsung atau kontaminasi silang menjadi ancaman berikutnya saat proses pembersihan ini dilakukan. Cipratan air dari daging mentah berisiko mengenai piring, sendok, atau papan pemotong.

Jika peralatan masak yang terkena cipratan tersebut langsung digunakan tanpa dibersihkan memakai sabun, risiko infeksi saluran pencernaan dapat mengintai anggota keluarga. Masyarakat sebenarnya tidak perlu cemas terhadap keberadaan kuman pada permukaan daging yang tidak dibersihkan dengan air.

Suhu tinggi saat proses memasak menjadi faktor penentu utama yang akan mematikan kuman. Seluruh bakteri yang menempel pada daging akan mati dengan sendirinya ketika dipanaskan dalam suhu tinggi.

Artikel terkait

Rekomendasi