Wakil Presiden Inter Milan Javier Zanetti mengungkapkan kekagumannya terhadap talenta gelandang muda Como Nico Paz meskipun peluang untuk memboyongnya ke Stadion San Siro dinilai sangat kecil. Kesulitan tersebut muncul lantaran adanya klausul khusus yang dimiliki Real Madrid terhadap pemain asal Argentina tersebut.
Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, Inter Milan dikabarkan menaruh minat besar untuk merekrut Paz setelah sang pemain menunjukkan performa impresif di Liga Italia musim ini. Pemain berusia 21 tahun itu tercatat telah mengoleksi 13 gol dari total 39 penampilan di berbagai kompetisi bersama Como.
Kontribusi signifikan Paz tersebut turut mendongkrak posisi Como hingga berhasil menempati peringkat keenam pada klasemen sementara Serie A. Ketertarikan Inter ini didasari oleh profil Paz yang dinilai cocok untuk memperkuat lini tengah klub berjuluk Si Ular tersebut.
Javier Zanetti menjelaskan bahwa kendala utama dalam proses transfer ini adalah hak prioritas yang dipegang oleh Real Madrid. Klub raksasa Spanyol tersebut sebelumnya melepas Paz ke Como dengan biaya transfer sebesar 6 juta euro pada awal musim, namun tetap menyertakan klausul pembelian kembali.
Legenda Inter Milan itu memprediksi bahwa Real Madrid tidak akan melewatkan kesempatan untuk mengaktifkan klausul tersebut pada bursa transfer musim panas mendatang. Situasi ini membuat langkah klub lain untuk mendapatkan tanda tangan Paz menjadi sangat kompleks.
"Saya mengaguminya, dan ayahnya adalah teman baik saya," kata Zanetti, Wakil Presiden Inter Milan.
Zanetti menekankan bahwa meski Paz memiliki kualitas untuk bermain di tim besar manapun, kepulangannya ke Spanyol tampaknya sudah hampir pasti. Penegasan ini mengisyaratkan bahwa Inter Milan kemungkinan besar akan mengundurkan diri dari persaingan untuk mendapatkan sang gelandang.
"Dia akan cocok di tim papan atas mana pun, tetapi merekrutnya itu rumit. Pasti, dia akan kembali ke Real Madrid," jelas Zanetti, Wakil Presiden Inter Milan.