Dusan Vlahovic Pilih Bertahan di Juventus dan Abaikan Tawaran AC Milan

Dusan Vlahovic Pilih Bertahan di Juventus dan Abaikan Tawaran AC Milan
Foto: Ilustrasi Dusan Vlahovic Pilih Bertahan di Juventus dan Abaikan Tawaran AC Milan.

Masa depan penyerang andalan Juventus, Dusan Vlahovic, mulai menemui titik terang di tengah spekulasi bursa transfer. Pemain asal Serbia tersebut dikabarkan membuka peluang besar untuk menambah masa baktinya di Turin selama dua tahun ke depan.

Dilansir dari Bola, ketertarikan dari klub besar seperti AC Milan dan Bayern Muenchen ternyata tidak menggoyahkan niat Vlahovic untuk tetap berseragam Bianconeri. Kabar ini menjadi angin segar bagi publik Turin mengingat peran vital sang striker di lini depan dalam kompetisi Liga Italia.

Laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa negosiasi kontrak baru antara manajemen Juventus dan pihak pemain akan dilanjutkan dalam beberapa pekan mendatang. Kontrak lama sang pemain sendiri sedianya akan berakhir pada Juni 2026.

Meskipun musim ini sempat terganggu cedera yang memaksanya absen selama empat bulan, Vlahovic merasa memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub. Hal ini menjadi alasan kuat di balik keinginannya untuk menetap lebih lama.

Kabar mengenai ketertarikan AC Milan sempat memanaskan suasana persaingan di Serie A. Namun, Vlahovic dilaporkan enggan menyeberang ke rival sesama kontestan liga demi menjaga loyalitasnya kepada Juventus.

Di sisi lain, Bayern Muenchen yang memiliki kekuatan finansial lebih besar tetap memantau situasi transfer ini. Hingga saat ini, pembicaraan antara pihak Jerman dengan sang pemain belum mencapai tahap lanjut.

Stabilitas karier menjadi pertimbangan utama bagi Vlahovic dibandingkan sekadar mengejar gaji tinggi di Jerman. Ia memilih tetap di Italia daripada mengejar nilai kontrak tinggi seperti yang dinikmati Harry Kane.

Meski ada sinyal positif dari perpanjangan kontrak sang bintang, mantan penyerang legendaris Fabrizio Ravanelli memberikan catatan penting. Ia menilai Juventus tetap harus mencari sosok penyerang baru yang klinis untuk memperkuat tim.

Ravanelli menyoroti produktivitas tim yang saat ini masih sangat bergantung pada nama-nama seperti Kenan Yildiz dan Weston McKennie. Menurutnya, ketergantungan pada satu figur di lini depan bisa menjadi risiko bagi klub.

"Seorang penyerang ulung. Saya percaya di situlah Juventus kesulitan," kata Ravanelli dikutip dari Football Italia, Rabu (29/4/2026).

"Mereka sudah lama tanpa Vlahovic, dan dia juga mengalami masalah, tetapi saya percaya bahwa jika dia dalam kondisi fit sepenuhnya, Juventus akan mendapatkan lebih banyak poin."

Terkait rumor bursa transfer, Ravanelli secara tegas menolak ide mendatangkan penyerang veteran Robert Lewandowski dari Barcelona. Lewandowski diketahui akan berstatus bebas transfer pada akhir musim.

Menurutnya, merekrut pemain yang sudah berusia 38 tahun akan memberikan sinyal yang salah bagi proyek masa depan klub. Ia justru menyarankan manajemen Juventus untuk melirik Gabriel Jesus dari Arsenal sebagai opsi yang lebih menjanjikan.

"Saya rasa tidak, karena hal itu akan memberikan kesan yang salah kepada para penggemar dan program-program Juventus," tegas Fabrizio Ravanelli.

"Juventus selalu memiliki penyerang hebat, dan selalu ada persaingan untuk menjadi starter di lini depan."

"Hanya Vlahovic, jika dia tetap bertahan, tidak akan cukup untuk bersaing di semua lini," kata Ravanelli.

Artikel terkait

Rekomendasi