Merek alas kaki global yang mengusung konsep ramah lingkungan, VIVAIA, secara resmi membuka gerai unggulan permanen terbarunya di Pondok Indah Mall (PIM) 2, Jakarta Selatan. Langkah ini memperkuat tren sustainable fashion di tanah air.
Gerai yang berlokasi di PIM 2 tersebut menjadi ruang terbesar bagi komunitas pencinta mode yang peduli lingkungan di Indonesia. Tempat ini dirancang sebagai titik temu imersif bagi para pelanggan, sebagaimana dikutip dari Lifestyle.
Kekuatan utama VIVAIA terletak pada penggunaan material limbah botol plastik yang diolah menjadi serat rajutan bermutu tinggi melalui teknologi mutakhir. Hal ini menempatkan brand tersebut sebagai pelopor sepatu yang menggabungkan estetika modern dengan tanggung jawab ekologis.
Country Head VIVAIA Indonesia, Avelia Deasy, menjelaskan terdapat tiga pilar mendasar yang membuat merek ini unggul dalam industri alas kaki dunia. Fokus utama mereka adalah memberikan kenyamanan maksimal bagi setiap penggunanya.
"Pastinya yang pertama adalah kenyamanan. Sepatu VIVAIA itu didesain dengan teknologi yang membuat si pemakainya merasa sangat nyaman, bahkan untuk dipakai seharian," ujar Avelia Deasy.
Selain faktor kenyamanan, kontribusi terhadap kelestarian alam menjadi nilai jual yang signifikan melalui pemanfaatan limbah plastik secara nyata dalam setiap proses produksi.
"Yang kedua, VIVAIA itu sustainable. Bahan utamanya itu terbuat dari botol plastik daur ulang. Jadi setiap pasang sepatu VIVAIA, kita mendaur ulang sekitar enam botol plastik. Dan yang ketiga, sepatu ini machine washable. Jadi gampang banget buat dibersihin, tinggal masukin ke mesin cuci saja," kata Avelia Deasy.
Peluncuran Koleksi Eksklusif Healing Garden
Bersamaan dengan peresmian gerai fisik tersebut, VIVAIA memperkenalkan seri kolaborasi spesial bernama Healing Garden. Koleksi ini merupakan hasil kerja sama dengan pelukis asal Prancis, L├®a Morichon, yang menyematkan sentuhan artistik floral pada desain ikonik.
Beberapa model yang dihadirkan meliputi Margot Mary Jane dengan siluet square-toe klasik, serta Cristina Ballet Sneaker yang memadukan fleksibilitas sepatu olahraga dengan gaya ballet flats. Selain itu, tersedia model Audrey dan Addison untuk kebutuhan tampilan formal yang tetap menjaga sirkulasi udara.
Rangkaian produk dalam koleksi kolaborasi ini dipasarkan dengan rentang harga mulai dari Rp 2.560.000 hingga Rp 2.900.000. Kehadiran gerai di pusat perbelanjaan papan atas Jakarta diharapkan mampu memenuhi ekspektasi wanita urban terhadap produk fungsional.
"Harapan kita pastinya kita ingin menjadi pilihan utama bagi wanita Indonesia yang mencari sepatu yang tidak hanya cantik secara desain, tapi juga sangat nyaman dan ramah lingkungan. Kita juga berharap bisa terus berekspansi ke kota-kota lain di Indonesia ke depannya," tutur Avelia Deasy.