Internal Real Madrid tengah diguncang prahara setelah terjadi bentrokan fisik antara dua pemain bintang mereka di pusat latihan Valdebebas. Insiden yang melibatkan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni ini dilaporkan berujung pada cedera serius.
Seperti dikutip dari Bola, Federico Valverde harus segera dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis darurat pada Kamis sore waktu setempat. Ketegangan di skuad Los Blancos dikabarkan sudah mulai memanas sejak Rabu (8/5/2026).
Situasi mencapai titik didih pada sesi latihan berikutnya, yang mengganggu persiapan tim menjelang laga krusial di kompetisi LaLiga akhir pekan ini. Konflik tersebut disinyalir dipicu oleh masalah internal tim yang merembet ke area teknis.
Melansir dari Football Espana, perselisihan bermula dari tudingan Valverde kepada Tchouameni mengenai kebocoran rahasia internal tim kepada pihak media. Meski Tchouameni telah membantah tuduhan tersebut, atmosfer latihan tetap diwarnai permusuhan dan tekel keras.
Puncak keributan terjadi di ruang ganti dalam sebuah insiden yang disebut jauh lebih parah daripada pertengkaran di lapangan. Valverde dilaporkan terjatuh hingga kepalanya membentur meja dan mengalami luka terbuka yang memerlukan jahitan.
Berdasarkan laporan RMC Sport, pemain timnas Uruguay tersebut bahkan sempat kehilangan kesadaran sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan kursi roda. Kejadian ini memaksa manajemen klub untuk bertindak cepat demi meredam gejolak.
Manajer Umum Jose Angel Sanchez segera menginisiasi pertemuan tim darurat sebagai respons atas kerusuhan tersebut. Sanchez menggambarkan agenda ini sebagai pertemuan krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya di lingkungan klub.
Langkah tegas ini diambil untuk memberikan arahan mengenai perilaku pemain dan mencoba menyatukan kembali ruang ganti Santiago Bernabeu yang mulai terpecah. Di sisi lain, para pemain sempat meminta agar sesi latihan hari Jumat ditiadakan guna meredakan emosi.
Namun, manajer Alvaro Arbeloa menolak permintaan libur tersebut dengan tegas. Hal ini dikarenakan tim harus segera bersiap menghadapi laga besar melawan Barcelona dalam waktu dekat.
Konflik antara Valverde dan Tchouameni menambah daftar panjang friksi internal yang belakangan ini juga dikabarkan sempat melibatkan nama-nama besar lain seperti Antonio Rudiger hingga Kylian Mbappe.
Ancaman Sanksi Berat dan Opsi Penjualan
Manajemen Real Madrid kini sedang mengkaji tindakan disipliner yang sangat serius terhadap kedua pemain yang terlibat. Konsekuensi yang disiapkan tidak main-main, mulai dari skorsing hingga pemotongan gaji yang signifikan.
Klub dikabarkan mempertimbangkan ancaman skorsing internal hingga maksimal 20 pertandingan. Selain itu, muncul opsi radikal untuk melepas salah satu dari kedua gelandang tersebut pada bursa transfer musim panas mendatang sebagai solusi permanen.