Turnamen bulutangkis internasional Hundred Hoo Haa Cup akan mempertemukan para pemain senior dan veteran pada 12-14 Juni 2026 di ICE BSD Hall 1, Tangerang Selatan. Kompetisi ini menargetkan lebih dari 3.000 peserta dengan total hadiah senilai Rp2,5 miliar, sebagaimana dilansir dari Bola.
Ajang ini menyediakan 25 lapangan berstandar internasional bagi para peserta. Penyelenggaraan turnamen tersebut terinspirasi dari kejuaraan bulutangkis senior di mancanegara, seperti Pattaya Senior Championship dan Sawadicup yang rutin diadakan di Thailand.
Direktur Pertandingan Hoo Haa Cup, Marlev Mainaky, menyatakan bahwa fokus utama turnamen ini adalah kategori pemain senior. Namun, panitia tetap memberikan ruang bagi kategori umur yang lebih muda maupun pemain amatir untuk berpartisipasi dalam ajang ini.
"Untuk Hoo Haa ini kita memang lebih mengarah ke senior atau 'veteran', tapi masih terbuka juga untuk 35 tahun ke bawah ataupun para amatir yang mau mencoba merasakan turnamen bulutangkis," ujar Marlev, mantan atlet bulutangkis Indonesia.
Co Founder Hundred Hoo Haa Cup 2026, Marcia Hutagalung, menambahkan bahwa turnamen ini menjadi wadah untuk menjaga keaktifan para pemain senior. Selain aspek kompetisi, ajang ini juga bertujuan untuk mempererat koneksi antar pemain veteran di Indonesia.
"Event ini akan menghidupkan para senior untuk tetap aktif, kompetitif atau produktif dan terkoneksi satu sama lain dalam olahraga bulutangkis, sekaligus bentuk apresiasi dan upaya untuk mengembangkan bulutangkis lebih lanjut," kata Marcia.
Pihak penyelenggara juga mengonfirmasi keterlibatan sejumlah tokoh publik, pejabat, hingga selebriti dalam rangkaian acara. Untuk menjamin keselamatan peserta, dukungan layanan medis disediakan oleh Eka Hospital selama turnamen berlangsung.
Marcia berharap turnamen ini dapat memicu pertumbuhan brand lokal perlengkapan bulutangkis ke kancah global. Ia merujuk pada keberhasilan China dalam mengintegrasikan turnamen olahraga dengan pengembangan industri dan sektor pariwisata.
"Di China, mereka mengaitkan turnamen ini dengan sektor pariwisata, akhirnya brand-brand lokal China yang sekarang akhirnya jadi brand global itu berasal dari turnamen-turnamen seperti itu. Jadi kedepannya dengan bantuan semua pihak, kita bisa mendorong ke arah tersebut," tutur Marcia.
Kejuaraan ini menggunakan sistem rally point 31 poin dan memperkenalkan kategori unik three on three dengan kombinasi umur tim 90 serta 110 tahun. Pendaftaran bagi calon peserta saat ini telah dibuka melalui platform aplikasi tiket daring di Indonesia.