Konsep dekorasi pernikahan pada tahun 2026 diprediksi akan mengedepankan unsur alam, kreativitas, dan personalisasi melalui penggabungan nilai tradisi dengan sentuhan modern. Tren ini disampaikan oleh para pakar industri pernikahan di Jakarta pada Sabtu (2/5/2026) dalam acara pameran di Fairmont Jakarta Pusat, dilansir dari Lifestyle.
Fleksibilitas tema alam dinilai tetap menjadi pilihan utama bagi calon pengantin karena sifatnya yang elegan dan tidak lekang oleh waktu. Unsur ini terus berkembang mengikuti interpretasi kreatif dari setiap vendor dekorasi untuk menciptakan tampilan yang lebih segar.
Konseptor dari PRIME Conceptor, Ferdi Wong, menjelaskan bahwa popularitas konsep bernuansa alam ini tetap bertahan di berbagai bidang gaya hidup.
ÔÇ£Bisa diakui dari tahun ke tahun, walau tetap trending dan tetap viral dengan style yang berbeda, konsep nature itu tetap menjadi satu pilihan yang memang sangat elegan dan timeless,ÔÇØ katanya Ferdi Wong, Konseptor PRIME Conceptor.
Inspirasi alam tersebut kini juga mulai merambah ke sektor lain di luar dekorasi pesta pernikahan.
ÔÇ£Baik itu dari wedding, event, lifestyle lainnya, konsep nature itu masih relevan. Bahkan industri fashion sekarang juga banyak yang mengangkat tema nature atau alam,ÔÇØ ujarnya Ferdi Wong, Konseptor PRIME Conceptor.
Di sisi lain, penggunaan material organik seperti dedaunan, kayu, dan bunga asli kini tidak hanya digunakan pada lokasi luar ruangan. Elemen-elemen tersebut mulai diadaptasi ke dalam ruang pertemuan melalui instalasi artistik yang memadukan tekstur organik dengan desain masa kini.
Terdapat pula pergeseran perilaku calon pengantin yang kini cenderung mencampur pakem tradisional dengan gaya internasional secara bersamaan.
ÔÇ£Untuk tahun 2026 dekor di industri wedding sebenernya nggak bisa satu satu pakem sekarang. Sebab, banyak pasangan yang menggelar pesta tradisional dan internasional dalam satu waktu,ÔÇØ katanya Fajar J. Adi, Owner & Art Director RumahKampung.
Fajar mengamati adanya keinginan dari generasi muda untuk menghidupkan kembali akar budaya mereka dalam momen sakral pernikahan.
ÔÇ£Kalau anak muda sekarang, justru lebih mengembalikan adat dari kedua orangtuanya, seperti ada kerinduan untuk tetap kembali ke adat istiadat asal,ÔÇØ ujarnya Fajar J. Adi, Owner & Art Director RumahKampung.
Peningkatan permintaan terhadap elemen tradisional ini memaksa para vendor untuk terus meningkatkan kualitas properti dan detail visual seremonial.
ÔÇ£Makanya temen-temen di vendor industri adat juga semakin berkembang, meningkatkan kualitas dalam banyak hal, baik dari propertinya maupun tata cara seremonial,ÔÇØ lanjutnya Fajar J. Adi, Owner & Art Director RumahKampung.
Kreativitas vendor dalam mengolah material menjadi penentu utama dalam menerjemahkan keinginan pasangan ke dalam hasil akhir dekorasi yang sesuai karakter.
ÔÇ£Kedua konsep pernikahan tetap mengutamakan kreativitas dari setiap vendor untuk mengeksekusi keinginan calon pengantin dan kondisi venue yang ada,ÔÇØ katanya Fajar J. Adi, Owner & Art Director RumahKampung.
Pemanfaatan bahan organik seperti anyaman rotan dan ronce bunga dipercaya mampu memberikan pengalaman multisensori yang lebih kuat bagi para tamu undangan.
ÔÇ£Material yang organik, misalnya dedaunan, bunga, atau buah-buahan juga semakin banyak diminati. Calon pengantin muda sekarang memilih untuk eksplor dengan dekorasi yang kreatif dan dipersonalisasi,ÔÇØ ujarnya Fajar J. Adi, Owner & Art Director RumahKampung.
Interaksi melalui sentuhan dan aroma bunga asli menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki oleh dekorasi berbahan sintetis.
ÔÇ£Konsep dekor bertemakan tradisional dengan bahan organik ini juga memanjakan panca indera. Bukan hanya indah secara visual, tapi juga bisa disentuh, aromanya juga semerbak dari bunga-bunga asli,ÔÇØ kata Fajar J. Adi, Owner & Art Director RumahKampung.
Sementara untuk konsep internasional, penggunaan teknologi pencahayaan dan LED tetap menjadi elemen penting untuk membangun suasana dramatis.
ÔÇ£Sementara untuk international wedding biasanya banyak bermain di dekorasi lighting dan teknologi LED supaya bisa menciptakan atmosfer venue yang dramatis dan hangat di momen spesial,ÔÇØ tuturnya Fajar J. Adi, Owner & Art Director RumahKampung.