Hasil pengundian atau drawing untuk babak penyisihan grup ASEAN U19 Championship 2026 resmi menempatkan Timnas U19 Indonesia di Grup A. Garuda Muda akan bersaing ketat dengan Myanmar, Vietnam, dan Timor Leste.
Dikutip dari Bola, proses pengundian fase grup turnamen yang juga dikenal sebagai Piala AFF U19 ini dilakukan pada Kamis, 7 Mei 2026. Persaingan di Grup A diprediksi akan berjalan sengit mengingat sejarah prestasi tim-tim di dalamnya.
Grup A menjadi sorotan utama karena dihuni oleh negara-negara yang memiliki catatan impresif dalam sejarah turnamen ini. Indonesia dan Myanmar menjadi dua tim dengan koleksi trofi terbanyak di grup tersebut.
Kedua negara ini tercatat sama-sama telah mengoleksi dua gelar juara AFF U19 Championship. Timnas U19 Indonesia sukses mengangkat trofi pada edisi 2013 dan yang terbaru pada tahun 2024.
Sementara itu, Myanmar mengamankan gelar juara mereka pada masa awal turnamen, yakni edisi 2003 dan 2005. Vietnam membayangi di posisi berikutnya dengan perolehan satu trofi yang diraih pada tahun 2007.
Meski memiliki satu gelar, Vietnam tercatat sudah cukup lama tidak menembus babak final. Penampilan terakhir tim berjuluk The Golden Star tersebut di partai puncak terjadi pada tahun 2015 saat mereka harus mengakui keunggulan Thailand.
Di sisi lain, Timor Leste datang sebagai tim yang masih berambisi mencetak sejarah. Sejak pertama kali berpartisipasi dalam ajang ini, Timor Leste tercatat belum pernah merasakan gelar juara.
Pembagian Grup dan Format Kompetisi
Selain persaingan ketat di Grup A, hasil drawing juga menetapkan komposisi tim di dua grup lainnya. Grup B akan mempertemukan Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, dan Thailand dalam satu pool.
Adapun Grup C dihuni oleh tiga negara, yaitu Filipina, Kamboja, dan Australia. Format kompetisi yang digunakan adalah sistem round robin setengah kompetisi, di mana setiap tim dalam grup hanya akan bertemu satu kali.
| Grup A | Grup B | Grup C |
|---|---|---|
| Myanmar | Brunei Darussalam | Filipina |
| Timor Leste | Singapura | Kamboja |
| Vietnam | Malaysia | Australia |
| Indonesia | Thailand | - |
Sesuai regulasi turnamen, hanya juara dari masing-masing grup yang berhak mendapatkan tiket otomatis menuju babak semifinal. Hal ini membuat persaingan memperebutkan posisi puncak klasemen menjadi sangat krusial bagi setiap peserta.
Satu slot semifinal yang tersisa akan diberikan kepada runner-up terbaik yang diambil dari akumulasi poin dan produktivitas seluruh grup. Oleh karena itu, konsistensi di setiap laga fase grup menjadi kunci utama bagi tim yang ingin terus melaju.