Timnas Indonesia Batal Mengikuti Homeless World Cup 2026 di Meksiko

Timnas Indonesia Batal Mengikuti Homeless World Cup 2026 di Meksiko
Foto: Ilustrasi Timnas Indonesia Batal Mengikuti Homeless World Cup 2026 di Meksiko.

Tim nasional Indonesia secara resmi dinyatakan batal berpartisipasi dalam turnamen Homeless World Cup 2026 yang akan digelar di Mexico City. Keputusan ini diambil oleh Rumah Cemara setelah pihak penyelenggara tidak kunjung mendapatkan kepastian dukungan dana hingga batas waktu persiapan berakhir.

Pengumuman pahit mengenai pembatalan keberangkatan skuad Garuda tersebut disampaikan langsung oleh Rumah Cemara sebagai organisasi yang menaungi tim. Masalah pembiayaan operasional menjadi penghambat utama dalam mempersiapkan tim untuk ajang pemberdayaan masyarakat marginal tersebut, sebagaimana dilansir dari Suara.

Sekretaris Rumah Cemara, Rin Aulia, menjelaskan bahwa langkah untuk mundur dari kompetisi internasional ini harus diambil melalui proses pertimbangan yang mendalam. Faktor ketiadaan sponsor serta belum adanya komitmen dukungan institusional hingga tenggat waktu persiapan menjadi alasan fundamental di balik keputusan tersebut.

Ketidakpastian ini membuat tim mustahil melakukan rangkaian persiapan secara maksimal demi tampil di level dunia. Rumah Cemara mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk menjaring bantuan dana dari sektor pemerintah maupun swasta dalam beberapa bulan terakhir, namun dukungan konkret tetap tidak kunjung terealisasi.

ÔÇ£Dukungan tersebut belum dapat dipastikan hingga batas waktu yang memungkinkan untuk melakukan persiapan secara layak,ÔÇØ kata Rin Aulia, Sekretaris Rumah Cemara.

Persoalan finansial ini dilaporkan bukan merupakan masalah baru bagi program pemberdayaan melalui olahraga tersebut. Sejak tahun 2023, Rumah Cemara telah berjuang menghadapi tantangan besar dalam mengamankan sponsor dan seringkali harus menanggung biaya operasional secara mandiri.

Padahal, Indonesia tercatat memiliki sejarah prestasi yang positif sejak pertama kali mengikuti Homeless World Cup pada tahun 2011. Turnamen ini memegang peranan penting dalam program rehabilitasi dan pemberdayaan kelompok marginal melalui pendekatan olahraga sepak bola di tanah air.

Artikel terkait

Rekomendasi