Tim putri Indonesia dijadwalkan menghadapi Korea Selatan pada babak semifinal kejuaraan beregu Uber Cup 2026 di Forum Horsens, Denmark, Sabtu, 2 Mei 2025 pukul 15.00 WIB. Laga krusial ini menjadi ujian bagi Putri KW dan kawan-kawan untuk mempertahankan pencapaian babak final pada edisi sebelumnya.
Target awal yang ditetapkan PBSI sebenarnya telah terpenuhi setelah tim Uber memastikan diri melaju ke babak empat besar. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, skuad Merah Putih lolos ke semifinal usai menumbangkan Denmark dengan kedudukan akhir 3-1.
Meskipun Korea Selatan memiliki keunggulan secara peringkat di atas kertas, para pemain Indonesia diharapkan tampil tanpa beban dan memberikan performa maksimal. Harapan kini sepenuhnya berada di pundak tim putri menyusul kegagalan tim putra melaju dari fase grup Thomas Cup tahun ini.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI, Eng Hian, memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian tim yang berhasil melewati rintangan di babak sebelumnya. Beliau menekankan pentingnya keberanian dalam menghadapi lawan yang tangguh.
"Tentunya saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas perjuangan tim Uber yang berhasil lolos ke semifinal setelah mengalahkan Denmark dengan skor 3-1," kata Eng Hian, Kabid Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI.
Evaluasi teknis menunjukkan bahwa pertemuan melawan Korea Selatan memerlukan ketenangan ekstra agar setiap pemain dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya di lapangan. Eng Hian berpesan agar para atlet tetap fokus dan menikmati jalannya pertandingan esok hari.
"Di semifinal bertemu Korea pastinya tidak mudah. Di atas kertas secara peringkat tim Korea lebih unggul tapi kita harus tetap tampil all out, berani dan bisa mengeluarkan kemampuan yang terbaik. Semoga adik-adik besok bisa tenang dan menikmati pertandingan," pesan Eng Hian, Kabid Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI.
Rekam jejak pertemuan kedua negara di semifinal Piala Uber terakhir kali terjadi dua tahun lalu di Chengdu, China. Pada saat itu, Indonesia berhasil memenangi laga dengan skor tipis 3-2 sebelum akhirnya finis sebagai runner-up setelah kalah dari China di partai puncak.