Dua tunggal putri Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, menjaga asa untuk menembus babak utama turnamen Thailand Open 2026.
Perjuangan mereka dimulai pada hari pertama turnamen level Super 500 ini yang digelar di Nimibutr Arena, Bangkok, pada Selasa (12/5/2026), seperti dikutip dari Kompas.
Thalita Ramadhani Wiryawan sukses mengamankan kemenangan pada laga pembuka babak kualifikasi setelah menundukkan wakil Myanmar, Thet Htar Thuzar.
Kemenangan diraih Thalita melalui pertarungan dua gim langsung dengan skor akhir 21-18 dan 21-14.
Pada gim pertama, persaingan poin berlangsung sengit karena Thalita sempat beberapa kali melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan.
Momentum kebangkitan Thalita terjadi pada poin-poin kritis, di mana sebuah smes keras menyilang ke sisi kanan lapangan lawan berhasil mengunci kemenangan gim pertama.
Memasuki gim kedua, performa Thalita semakin meningkat dan sempat memimpin jauh dengan skor 11-4 saat interval.
Thet Htar Thuzar sempat memberikan perlawanan dan memperkecil ketertinggalan menjadi 14-11 sebelum Thalita kembali mendominasi tekanan.
Laga tersebut berakhir dalam durasi 32 menit yang memastikan langkah Thalita ke fase kualifikasi berikutnya guna memperebutkan tiket babak utama.
Thalita dijadwalkan menghadapi wakil Taiwan, Chen Su Yu, pada partai selanjutnya yang diperkirakan berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB.
Langkah positif Thalita juga berhasil diikuti oleh rekannya, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, yang tampil dominan saat menghadapi Pai Yu Po.
Dhinda berhasil menyudahi perlawanan tunggal putri Taiwan tersebut dengan kemenangan meyakinkan 21-9 dan 21-13.
Penempatan bola yang akurat menjadi kunci utama Dhinda dalam mengumpulkan poin dan memegang kendali sejak awal pertandingan.
Keunggulan 11-6 berhasil didapatkan Dhinda saat jeda interval gim pertama berkat variasi pukulan di depan net yang menyulitkan lawan.
Pai Yu Po tampak kesulitan mengantisipasi permainan Dhinda dan sering melakukan kesalahan dalam pengembalian bola.
Sebuah pukulan backhand menyilang yang membuat lawan mati langkah akhirnya menutup gim pertama dengan skor telak 21-9.
Strategi Reli dan Kesalahan Lawan
Pada gim kedua, Pai Yu Po mencoba mengubah pola permainan dengan meladeni kecepatan Dhinda dan menerapkan strategi bola-bola lob.
Meski strategi reli tersebut cukup efektif meredam agresivitas, namun kesalahan sendiri masih sering dilakukan Pai Yu Po saat mencoba menyerang.
Dhinda tetap unggul 11-8 pada interval gim kedua dan terus memancing lawan untuk melakukan serangan yang tidak akurat.
Beberapa kali pancingan bola angkat dari Dhinda membuat lawan terburu-buru melakukan smes yang justru menyangkut di net.
Kemenangan akhirnya dikunci Dhinda dengan skor 21-13, sekaligus memastikan dirinya melaju ke babak kualifikasi penentu.
Pada babak selanjutnya, Dhinda akan menantang pemenang antara duel Anushka Shakapurar dari India melawan wakil tuan rumah, Yataweemin Ketklieng.
Pertandingan penentuan untuk memperebutkan posisi di babak utama Thailand Open 2026 ini dijadwalkan berlangsung sore nanti sekitar pukul 15.00 WIB.