Gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah terlibat keributan fisik dengan rekan setimnya, Federico Valverde, pada Kamis (7/5/2026). Insiden yang berujung pada tindakan pemukulan tersebut memicu sanksi tegas dari manajemen klub Los Blancos.
Kabar perselisihan di internal tim raksasa Spanyol ini pertama kali mencuat setelah adanya laporan kekerasan di ruang ganti pemain. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, Tchouameni dilaporkan memukul Valverde hingga pemain asal Uruguay itu terjatuh dan membentur meja di lokasi kejadian.
Manajemen Real Madrid segera mengambil langkah disipliner dengan menjatuhkan hukuman finansial yang cukup besar bagi kedua pihak yang terlibat. Pihak klub menetapkan denda masing-masing sebesar 500 ribu euro atau setara dengan Rp 10 miliar kepada Tchouameni dan Valverde.
Melalui unggahan di media sosial, pemain asal Prancis itu memberikan klarifikasi dan mengakui kesalahannya di hadapan publik serta pendukung setia klub. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap profesional demi menghargai nilai-nilai pendidikan dan olahraga.
"Apa yang terjadi minggu ini dalam latihan tidak bisa diterima - saya mengatakan ini sambil memikirkan contoh yang diharapkan dari kita untuk diberikan kepada kaum muda, baik dalam sepak bola maupun di sekolah. Tidak peduli siapa yang benar atau salah, kita harus selalu mencari solusi paling tenang untuk menyelesaikan konflik," tulis Tchouameni, Gelandang Real Madrid.
Dalam keterangan lebih lanjut, pemain bernomor punggung 14 tersebut mengungkapkan penyesalannya atas dampak negatif yang ditimbulkan terhadap reputasi tim. Ia juga menyadari bahwa performa klub musim ini telah menimbulkan kekecewaan bagi banyak pihak terkait.
"Saya menyesali citra yang telah kami proyeksikan tentang klub. Saya sadar para penggemar, staf, dan rekan-rekan setim saya sangat kecewa dengan musim yang telah kami jalani, tetapi frustrasi seharusnya tidak membenarkan segalanya," tambah Tchouameni, Gelandang Real Madrid.
Mantan pemain AS Monaco tersebut menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa dirinya telah menerima hukuman yang diberikan oleh klub. Ia pun berharap suasana di dalam tim bisa segera pulih tanpa perlu memperpanjang perdebatan mengenai siapa yang memicu konflik tersebut.
"Bagaimanapun, ini bukan saatnya untuk membahas siapa yang melakukan apa atau siapa yang mengatakan apa, siapa yang benar dan siapa yang salah. Saya menerima sanksi klub dan meminta maaf kepada para penggemar dan rekan-rekan setim saya," ujar Tchouameni, Gelandang Real Madrid.
Dampak dari keributan tersebut membuat Federico Valverde harus absen dalam pertandingan El Clasico akhir pekan ini karena mengalami cedera pada bagian kepala. Sementara itu, Aurelien Tchouameni tidak mendapatkan hukuman larangan bertanding dan tetap diproyeksikan tampil memperkuat lini tengah menghadapi Barcelona.