Suporter PSM Makassar Minta Maaf Usai Tendang Pemain Persib Bandung

Suporter PSM Makassar Minta Maaf Usai Tendang Pemain Persib Bandung
Foto: Ilustrasi Suporter PSM Makassar Minta Maaf Usai Tendang Pemain Persib Bandung.

Seorang suporter PSM Makassar bernama Adit menyampaikan permintaan maaf terbuka setelah melakukan aksi invasi lapangan dan menendang pemain Persib Bandung, Achmad Jufriyanto. Insiden kekerasan ini terjadi di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, menyusul kekalahan tim tuan rumah pada Minggu (17/5/2026).

Kericuhan tersebut berlangsung pasca pertandingan pekan ke-33 kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia, sebagaimana dilansir dari Suara. Laga itu berakhir dengan kekalahan dramatis PSM Makassar dari Persib Bandung melalui skor 1-2 setelah gol penentu dicetak oleh Julio Cesar di menit-menit akhir.

Hasil pertandingan memicu emosi sebagian pendukung tuan rumah hingga ratusan penonton nekat menerobos masuk ke dalam area lapangan. Di tengah situasi yang tidak terkendali tersebut, aksi Adit yang menendang Achmad Jufriyanto terekam kamera, menjadi viral di media sosial, dan memanen kecaman publik.

Pelaku penendangan akhirnya mengklarifikasi tindakannya dan menyampaikan permohonan maaf melalui sebuah unggahan di akun Instagram @distraksiboys1915. Adit menyatakan penyesalannya yang mendalam kepada seluruh pihak, khususnya perwakilan tim lawan yang menjadi korban tindakan tersebut.

"Saya atas nama Adit, secara pribadi khilaf dan ingin meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan, terutama para staf, jajaran, pemain, pelatih, serta pecinta klub Persib Bandung," kata Adit.

Dalam pengakuannya, ia menjelaskan bahwa tindakan memasuki area steril pertandingan dilakukan secara spontan tanpa rencana matang. Kehadiran suporter lain yang sudah lebih dulu berada di lapangan diakui menjadi pemicu dirinya ikut melakukan invasi.

"Sebelumnya, saya melakukan tindakan tersebut secara sadar, spontan memasuki lapangan karena melihat beberapa suporter telah memasuki lapangan. Akibatnya saya juga ikut turun ke lapangan," ujarnya.

Adit juga menyadari dampak buruk dari tindakan agresifnya yang menyasar salah satu penggawa Pangeran Biru di lapangan. Pemuda tersebut menyatakan siap bertanggung jawab dan menyerahkan keputusan mengenai sanksi atau konsekuensi hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang.

"Dan saya mengenai salah satu pemain Persib. Saya mengakui hal itu salah dan sangat fatal. Kejadian itu terjadi secara spontan. Saya memohon maaf sebesar-besarnya," tambahnya.

Artikel terkait

Rekomendasi