Suporter Penendang Pemain Persib Meminta Maaf Secara Terbuka

Suporter Penendang Pemain Persib Meminta Maaf Secara Terbuka
Foto: Ilustrasi Suporter Penendang Pemain Persib Meminta Maaf Secara Terbuka.

Seorang suporter bernama Adit menyampaikan permintaan maaf terbuka setelah melakukan aksi penendangan terhadap pemain Persib Bandung, Achmad Jufriyanto, di Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Minggu (17/5/2026).

Aksi tidak terpuji tersebut terjadi pascalaga PSM Makassar melawan Persib pada pekan ke-33 Super League 2025/26 yang berakhir dengan kekalahan dramatis tuan rumah 1-2, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Kekalahan akibat gol penentu Julio Cesar di ujung laga memicu ratusan penonton melakukan invasi ke dalam lapangan, termasuk Adit yang kemudian melancarkan tendangan ke arah Achmad Jufriyanto.

"Saya atas nama Adit, secara pribadi khilaf dan ingin meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan, terutama para staf, jajaran, pemain, dan pelatih, serta pecinta klub Persib Bandung," kata Adit.

Pelaku mengaku terpancing turun ke area pertandingan karena melihat penonton lain sudah terlebih dahulu memasuki lapangan.

"Sebelumnya, saya melakukan tindakan tersebut secara sadar, spontan memasuki lapangan karena melihat beberapa suporter telah memasuki lapangan. Akibatnya saya juga ikut turun ke lapangan," ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa tindakan fisik yang dilakukannya terhadap penggawa Pangeran Biru merupakan sebuah kesalahan yang sangat fatal.

"Dan (saya) terkena salah satu pemain Persib, dan saya mengakui hal itu salah dan sangat fatal. Dan itu spontan kejadian itu terjadi. Saya memohon maaf sebesar-besarnya," katanya lagi.

Insiden ini membuat Juku Eja kini terancam hukuman berat dari Komite Disiplin PSSI, serupa dengan sanksi larangan laga tanpa penonton satu musim penuh yang sebelumnya dijatuhkan kepada Persipura Jayapura akibat kericuhan di playoff promosi Championship 2025/26.

Selain ancaman sanksi bagi klub, Adit yang bertindak atas emosi pribadi juga berpotensi menghadapi hukuman individu setelah identitasnya terungkap ke publik.

"Saya juga ingin meminta maaf kepada kelompok suporter PSM Fans karena tidak mengetahui aturan yang diberikan. Dan saya juga ingin meminta maaf kepada klub PSM Makassar dan pecinta sepakbola akibat tindakan yang merusak citra kebanggaan dan Kota kita," tutur Adit.

Adit menegaskan bahwa dirinya bukan bagian dari kelompok penonton terorganisasi mana pun dan siap menerima keputusan dari kedua belah pihak klub terkait kelanjutan kasus ini.

"Dalam hal ini saya tidak tervalidasi dalam skuad mana pun, posisi saya sebagai individual dan saya mendapatkan tiket pertandingan dari teman saya. Selebihnya saya menyerahkan masalah ini kepada pihak Persib Bandung dan PSM Makassar," ucapnya.

Artikel terkait

Rekomendasi