Manajemen Real Madrid resmi menjatuhkan sanksi denda sebesar 500.000 euro kepada Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni setelah keduanya terlibat perkelahian fisik di ruang ganti pada Kamis lalu. Dilansir dari Bola, insiden ini mengakibatkan Valverde mengalami luka robek di kepala hingga memerlukan jahitan medis.
Keputusan disiplin ini diambil setelah pihak klub melakukan investigasi internal atas keributan yang dipicu oleh ketegangan sejak sesi latihan Rabu (6/5/2026). Meski sempat muncul perbedaan versi kronologi di media sosial, manajemen tetap memberikan hukuman finansial setara Rp 10,2 miliar kepada masing-masing gelandang tersebut.
Perselisihan bermula dari perdebatan sengit di lapangan yang berlanjut pada penolakan jabat tangan oleh Valverde kepada Tchouameni di hari berikutnya. Situasi memanas akibat tuduhan pembocoran rahasia internal tim yang diarahkan kepada Tchouameni sebelum akhirnya meledak menjadi kontak fisik di ruang ganti.
Manajemen Real Madrid mengonfirmasi bahwa kedua pemain telah menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik klub. Pihak klub menyatakan bahwa sikap kooperatif kedua pemain menjadi pertimbangan dalam penetapan bentuk sanksi akhir.
"Real Madrid CF mengumumkan bahwa, menyusul peristiwa yang menyebabkan proses disiplin yang dimulai kemarin terhadap pemain kami Federico Valverde dan Aur├®lien Tchouam├®ni, keduanya hari ini hadir di hadapan penyidik yang ditugaskan untuk kasus tersebut." kata manajemen Real Madrid.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemain pilar Los Blancos ini mengakui kesalahan mereka secara terbuka di depan pihak berwenang klub. Mereka juga menyampaikan penyesalan atas dampak negatif yang ditimbulkan terhadap stabilitas tim.
"Selama penampilan mereka, para pemain mengungkapkan penyesalan mendalam atas apa yang terjadi dan saling meminta maaf." tulis manajemen Real Madrid.
Permohonan maaf tersebut tidak hanya ditujukan kepada satu sama lain, tetapi juga mencakup seluruh elemen klub dan para pendukung. Kedua pemain menyatakan kesiapan untuk menanggung konsekuensi atas tindakan indisipliner tersebut.
"Selain itu, mereka menyampaikan permintaan maaf kepada klub, rekan satu tim, staf pelatih, dan para penggemar, dan keduanya menyatakan kesediaan mereka untuk menerima sanksi apa pun yang dianggap pantas oleh Real Madrid." ujar manajemen Real Madrid.
Setelah mendengarkan keterangan dan permohonan maaf, manajemen akhirnya menetapkan hukuman denda tanpa larangan bertanding. Langkah ini sekaligus menutup prosedur investigasi internal yang dilakukan klub.
"Dalam situasi ini, Real Madrid telah memutuskan untuk menjatuhkan sanksi finansial sebesar lima ratus ribu euro kepada setiap pemain, and dengan demikian mengakhiri prosedur internal yang berlaku." tegas manajemen Real Madrid.
Akibat benturan fisik tersebut, Federico Valverde harus menjalani masa pemulihan selama 10 hingga 14 hari karena cedera kepala. Kondisi ini dipastikan membuat Valverde absen membela Real Madrid dalam laga El Clasico melawan Barcelona akhir pekan ini, sementara Aurelien Tchouameni dilaporkan tetap dalam kondisi bugar untuk bertanding.