Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia bisnis presenter kondang Ruben Onsu yang diduga menjadi korban aksi penipuan. Permasalahan ini berkaitan dengan proyek pengadaan mukena dalam skala besar yang hingga kini nasibnya tidak menemui titik terang.
Dilansir dari Detik Hot, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa persoalan tersebut telah berlangsung sejak beberapa bulan sebelum Idul Fitri lalu. Namun, pihak Ruben menilai tidak ada kejelasan atas kelanjutan kerja sama tersebut.
Dugaan penipuan ini bermula saat salah satu rekan mengenalkan Ruben Onsu kepada seorang pria bernama Philipus Suprihatin. Pria ini mengklaim memiliki akses untuk menjalin kerja sama dengan PT Venteny Fortuna Indo dalam memproduksi mukena.
"Jadi Ruben bercerita bahwa beberapa bulan sebelum Lebaran, Ruben dikenalkan oleh temannya ke seseorang yang bernama Philipus Suprihatin itu yang ada dalam postingannya Ruben," kata Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026).
Dalam kesepakatan bisnis tersebut, kedua belah pihak menyetujui pembagian hasil dengan komposisi 60 persen berbanding 40 persen. Mengingat nilai kontrak yang fantastis, Ruben merasa tawaran itu sangat potensial karena berdekatan dengan momen Lebaran.
"Nilai kontrak dalam perjanjian tersebut Ruben mengatakan lebih kurang Rp 5,5 miliar, ya. Cukup tinggi nilai kontraknya Rp 5,5 miliar," jelas Minola Sebayang.
Selama proses kerja sama berjalan, Philipus dilaporkan berkali-kali meminta sejumlah uang kepada Ruben Onsu. Berbagai alasan diajukan, mulai dari kebutuhan uang muka untuk pihak pabrik hingga biaya operasional selama proyek berlangsung.
"Pabrik itu akan memproduksi mukena itu kalau uangnya itu bayar di muka. Jadi artinya tidak ada pabrik itu, dia bilang dia produksi dulu baru dibayar, tapi pabrik selalu ingin ada uang baru mukena diproduksi," ujar Minola Sebayang.
Kecurigaan mantan suami Sarwendah ini mulai muncul ketika jadwal produksi yang sebelumnya dijanjikan terus mengalami pengunduran. Hingga hari raya Idul Fitri selesai, produk mukena yang dipesan tidak kunjung diproduksi apalagi sampai ke tangan Ruben.
Minola menegaskan bahwa dana dari pihak Ruben sebenarnya sudah dikirimkan ke rekening perusahaan yang dituju. Namun, aliran dana tersebut terhenti dan tidak diteruskan ke pihak pabrik pembuat mukena.
"Bagiannya Ruben sudah ditransfer ke rekening PT Venteny Fortuna Indo, namun PT Venteny Fortuna Indo tidak pernah mencairkan uang itu. Apa yang ditransferkan oleh Ruben pun ternyata tidak pernah diturunkan ke pabrik," tegas Minola Sebayang.
Upaya untuk meminta pertanggungjawaban pun menemui jalan buntu karena Philipus dilaporkan menghilang. Hingga saat ini, pria yang menjadi jembatan proyek tersebut tidak dapat dihubungi kembali oleh pihak Ruben Onsu.