Legenda MotoGP Valentino Rossi memberikan analisis mendalam mengenai performa para pebalap dan masa depan timnya saat menghadiri sesi latihan bebas MotoGP Catalunya 2026.
Sesi Free Practice pertama tersebut berhasil dikuasai oleh pebalap Gresini Racing, Alex Marquez, yang mencatatkan waktu lap tercepat, sebagaimana dilansir dari Kompas.
Alex Marquez sukses mengungguli dua pesaing terdekatnya, yaitu Jorge Martin dari tim Aprilia dan Fabio Di Giannantonio di posisi ketiga.
Sementara itu, pimpinan klasemen sementara MotoGP 2026, Marco Bezzecchi yang mengendarai Aprilia, harus puas menempati peringkat kelima di belakang pebalap KTM, Pedro Acosta.
Kehadiran Rossi di sirkuit membuatnya dapat mengamati langsung jalannya latihan, terutama penampilan impresif dari Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio.
"Alex Márquez juga membuat kesan mendalam pada saya; dia tampak sangat cepat," ujar Rossi dilansir dari Motosan.
Mantan pebalap yang identik dengan nomor 46 tersebut kemudian memberikan apresiasi lebih lanjut atas performa motor dan adaptasi yang ditunjukkan oleh Di Giannantonio.
"Diggia tampil sangat baik. Dia dalam kondisi prima dan memahami motor ini dengan benar. Mereka hanya melakukan sedikit perubahan antar sirkuit, terutama fokus pada pengaturan." kata Rossi.
Rossi juga menilai aspek teknis berkendara Di Giannantonio yang sangat kuat pada beberapa titik krusial di lintasan.
"Dia juga sangat efektif saat pengereman dan memasuki tikungan, serta mampu mempertahankan kecepatan tinggi di sepanjang tikungan." tutur Rossi.
Kendati demikian, sang legenda mengingatkan bahwa persaingan masih sangat ketat karena selisih waktu antar pebalap yang tergolong tipis.
"Tentu saja, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, karena semuanya berada dalam selisih sepersepuluh detik, tetapi menurut saya dia benar-benar cepat," imbuh Rossi.
Selain memantau rival, juara dunia MotoGP tujuh kali ini turut memberikan perhatian khusus kepada anak didiknya, Marco Bezzecchi, yang sedang bersaing di papan atas klasemen.
"Bezzechi menjalani musim yang luar biasa. Dia memenangkan tiga dari lima balapan jarak jauh dan finis kedua di dua balapan lainnya," ujar Rossi.
Meskipun Bezzecchi tampil kuat di awal musim dengan memenangi tiga dari lima balapan yang sudah berjalan, Rossi menekankan pentingnya aspek konsistensi di tengah ketatnya kompetisi.
"Dia berada di tengah persaingan ketat untuk Kejuaraan Dunia. Martin lebih kuat di Le Mans, tetapi kita masih berbicara tentang Juara Dunia MotoGP." ucap Rossi.
Rossi menambahkan bahwa mempertahankan performa yang stabil merupakan tantangan terbesar bagi semua pebalap pada musim ini, setelah melihat Bezzecchi juga sempat menemui kesulitan di lintasan.
"And, sebenarnya, dia juga kesulitan hari ini, finis di luar 10 besar. Konsistensi di MotoGP ini sulit bagi semua orang," imbuh eks pebalap yang identik dengan nomor 46 itu.
Di luar pembahasan mengenai hasil latihan di Catalunya, Rossi turut mengklarifikasi situasi internal tim miliknya, VR46, terkait rumor perpindahan pebalap untuk musim-musim mendatang.
Kabar mengenai potensi kepergian Fabio Di Giannantonio dari VR46 memicu rencana strategi baru untuk tetap mempertahankan tradisi pebalap asal Italia di dalam struktur tim.
"Kami sangat senang dengan kerja sama kami dengan Di Giannantonio. Saat kami memulai bersama, dia menunggang kuda tanpa pelana, dan tahun demi tahun kami tumbuh bersama, hingga melihatnya begitu kompetitif saat ini," ujar Rossi.
Walaupun menyayangkan jika kerja sama tersebut harus berakhir, Rossi menegaskan rasa bangganya terhadap proses perkembangan yang telah dicapai bersama sang pebalap.
"Tentu saja, ada risiko dia akan pergi, dan kami akan sedih, tetapi kami bangga dengan kemajuan yang telah kami capai." kata Rossi.
Hingga saat ini, manajemen VR46 menegaskan belum mengambil keputusan final mengenai susunan pebalap mereka untuk kompetisi MotoGP musim 2027.
"Ke depannya, kami ingin mempertahankan setidaknya satu pembalap Italia di tim, karena tim kami selalu berkembang bersama pembalap Italia. Ada beberapa pilihan, tetapi belum ada keputusan yang diambil," imbuh Valentino Rossi.