Pemilik tim Pertamina Enduro VR46 Valentino Rossi menegaskan keinginan untuk mempertahankan tradisi pembalap Italia di dalam timnya jika Fabio Di Giannantonio hengkang pada hari Minggu, 17 Mei 2026.
Langkah ini diambil menyusul kabar kesepakatan kontrak Di Giannantonio dengan pabrikan KTM untuk musim kompetisi mendatang, seperti dilansir dari Otorider.
Rossi memantau langsung performa timnya di tepi trek Catalunya saat Di Giannantonio dan Franco Morbidelli masing-masing menempati posisi keenam dan ke-15 dalam sesi latihan bebas.
Meskipun tim VR46 dipastikan kedatangan Fermin Aldeguer tahun depan, Rossi fokus pada situasi Di Giannantonio yang menjadi salah satu pembalap terbaik Ducati saat ini.
"Pertama-tama, kami semua sangat senang dengan pekerjaan yang telah kami lakukan sejauh ini bersama Diggia," kata Valentino Rossi kepada Sky.
Legenda balap MotoGP tersebut menjelaskan bahwa kerja sama yang dibangun sejak fase sulit Di Giannantonio telah membuahkan hasil positif bagi perkembangan tim.
"Saat kami memulai bersama, Diggia sudah berada di penghujung kariernya, dan tahun demi tahun kami berhasil tumbuh bersama, dan sekarang dia benar-benar dalam kondisi prima. Ini merupakan kepuasan besar bagi kami," ungkap Valentino Rossi.
Manajemen tim menyadari potensi kepindahan pembalap utama mereka ke tim kompetitor pada musim depan.
"Ada risiko dia mungkin akan pergi, jadi kami kecewa, tetapi kami tetap senang dengan posisi kami saat ini," lanjut Valentino Rossi.
Kriteria pembalap pengganti kini diarahkan kepada talenta lokal guna mempertahankan identitas tim yang sejak awal dibangun bersama para rider Italia.
"Kami ingin mempertahankan setidaknya satu pembalap Italia untuk tahun depan karena tim kami selalu berkembang dengan pembalap Italia. Jadi ada beberapa opsi, beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Belum ada yang resmi, kita lihat saja nanti," ungkap Valentino Rossi.
Beberapa nama pembalap Italia kini muncul sebagai kandidat potensial, termasuk Luca Marini yang dikabarkan akan berpisah dengan Honda.
Opsi lain yang dipertimbangkan adalah pemimpin klasemen WorldSBK Ducati Nicolo Bulega serta pembalap VR46 Academy Moto2 Celestino Vietti yang sebelumnya telah menguji motor Ducati VR46 di Valencia.