Real Madrid dilaporkan menolak memberikan penghormatan berupa guard of honor kepada Barcelona dalam pertandingan El Clasico jilid kedua yang dijadwalkan berlangsung di Camp Nou pada 10 Mei 2026 mendatang. Penolakan ini muncul meski Barcelona berpeluang besar mengunci gelar juara Liga Spanyol musim 2025/2026 sebelum laga tersebut digelar.
Hingga jornada ke-31, Barcelona masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 79 poin dan unggul sembilan angka dari Real Madrid di posisi kedua. Dilansir dari Detik Sport, dengan sisa tujuh pertandingan, tim asuhan Xavi Hernandez tersebut secara matematis hanya membutuhkan 13 poin lagi untuk mempertahankan gelar mereka.
Kabar mengenai penolakan Los Blancos ini pertama kali diungkapkan oleh laporan El Chiriguito. Keputusan tersebut dilatarbelakangi oleh memburuknya hubungan institusional kedua klub akibat skandal Negreira yang masih terus bergulir.
Barca dituduh melakukan pembayaran kepada mantan Wakil Presiden Komite Wasit, Jose Maria Enriquez Negreira, sepanjang periode 2001 hingga 2018. Isu hukum ini meruncingkan rivalitas kedua tim di luar lapangan sehingga gestur sukarela seperti guard of honor dianggap tidak memungkinkan untuk dilakukan.
Dalam tradisi sepak bola Spanyol, guard of honor merupakan aksi penghormatan di mana para pemain berbaris memberikan tepuk tangan kepada tim lawan yang telah resmi menjadi juara sebelum kickoff dimulai. Namun, tensi tinggi antara Madrid dan Barcelona membuat tradisi ini kemungkinan besar ditiadakan pada pertemuan bulan depan.
Sebelum bentrokan di Camp Nou tersebut, Real Madrid dijadwalkan menjamu Alaves akhir pekan ini diikuti laga tandang melawan Real Betis dan Espanyol. Di sisi lain, Barcelona akan menghadapi Celta Vigo, Getafe, dan Osasuna untuk mempercepat kepastian gelar juara mereka.