Manajemen Real Madrid resmi menjatuhkan sanksi denda sebesar 500 ribu euro atau sekitar Rp 10 miliar kepada Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni. Keputusan tersebut diambil pada Jumat (8/5) malam WIB setelah terjadi keributan fisik antara kedua pemain di ruang ganti pada Kamis (7/5/2026).
Insiden yang memicu ketegangan di internal klub tersebut dilaporkan mengakibatkan Federico Valverde harus dilarikan ke rumah sakit. Hal ini terjadi setelah Aurelien Tchouameni memukul Valverde hingga sang pemain terjatuh dan membentur meja, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Pihak klub merespons cepat situasi tersebut dengan memanggil kedua penggawa Los Blancos untuk menjalani proses investigasi disiplin. Melalui pernyataan resminya, Real Madrid mengonfirmasi bahwa baik Valverde maupun Tchouameni telah menunjukkan itikad baik dengan mengakui kesalahan mereka di depan tim penyelidik.
"Real Madrid C. F. mengumumkan bahwa, menyusul peristiwa yang menyebabkan proses disiplin yang dimulai kemarin terhadap pemain kami Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni, keduanya hari ini hadir di hadapan penyelidik yang ditugaskan untuk kasus tersebut," begitu isi pernyataan resmi Real Madrid.
Selain menjalani pemeriksaan, kedua pemain tersebut diklaim telah melakukan rekonsiliasi secara pribadi. Mereka juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh elemen klub, termasuk jajaran pelatih dan para penggemar atas kegaduhan yang ditimbulkan.
"Selama kehadiran mereka, para pemain menyatakan penyesalan mereka sepenuhnya atas apa yang terjadi dan meminta maaf satu sama lain. Lebih lanjut, mereka menyampaikan permintaan maaf mereka kepada klub, rekan satu tim, staf pelatih, dan para penggemar, dan keduanya telah menyatakan kesediaan mereka kepada Real Madrid untuk menerima sanksi apa pun yang dianggap pantas oleh klub," lanjut pihak klub dalam pernyataan tertulis.
Hukuman finansial yang dijatuhkan dianggap sebagai langkah tegas untuk menjaga profesionalisme di dalam skuat asuhan Carlo Ancelotti. Besaran denda fantastis tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya prosedur disiplin internal terhadap kedua gelandang andalan tersebut.
"Dalam keadaan ini, Real Madrid telah memutuskan untuk menjatuhkan denda finansial sebesar lima ratus ribu euro kepada masing-masing pemain, sehingga mengakhiri prosedur internal yang sesuai," pungkasnya.