Putri Kusuma Wardani Gantikan Gregoria Mariska Jadi Tumpuan Tunggal Putri

Putri Kusuma Wardani Gantikan Gregoria Mariska Jadi Tumpuan Tunggal Putri
Foto: Ilustrasi Putri Kusuma Wardani Gantikan Gregoria Mariska Jadi Tumpuan Tunggal Putri.

Sektor tunggal putri di Pelatnas PBSI mengalami perubahan besar setelah mundurnya Gregoria Mariska Tunjung. Pemain paling senior tersebut memilih menyudahi masa baktinya di pelatnas demi fokus pada pemulihan kesehatan.

Seperti dilansir dari Kompas, posisi yang ditinggalkan oleh peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 tersebut kini beralih kepada Putri Kusuma Wardani. Atlet yang akrab disapa Putri KW ini otomatis memikul beban sebagai tumpuan utama.

Tanggung jawab baru ini disadari sepenuhnya oleh Putri KW, yang kini harus membimbing para junior sekaligus menjaga tradisi prestasi Indonesia di panggung internasional.

"Bebannya kak Grego sekarang pindah ke aku," kata Putri KW kepada awak media, termasuk KOMPAS.com, di Pelatnas PBSI, Rabu (20/5/2026).

"Tapi ya aku jalani dengan senang hati dan terus berpikiran positif. Selalu ada banyak orang di belakang aku yang selalu memotivasi," jelasnya.

Selama berada di Pelatnas PBSI, Putri KW memanfaatkan waktu untuk menyerap banyak ilmu dari Gregoria. Ia mengaku sangat mengagumi karakter seniornya tersebut, terutama dalam hal mentalitas bertanding.

Salah satu momen yang paling berkesan bagi Putri KW adalah ketangguhan Gregoria saat melewati masa-masa sulit pada tahun 2021. Pengalaman tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah proses dapat membawa seseorang kembali ke tingkat elite dunia.

"Dia kan sempat jatuh dan bisa bangkit. Kegigihan saat latihan dan mungkin pola pikir Kak Grego itu sangat baik sih," ujar Putri KW.

"Aku juga banyak belajar dari dia tentang teknik di lapangan karena Kak Grego punya tangan yang luar biasa," imbuhnya.

Kualitas pukulan Gregoria memang sering kali menyulitkan lawan di lapangan. Variasi permainan yang tidak terduga menjadi daya tarik tersendiri yang diakui langsung oleh sang junior.

"Pukulan-pukulannya cukup menyulitkan lawan dan apa ya, tidak bisa dideskripsikan kalau belum bertemu dia langsung begitu," ungkap Putri KW.

Peringkat Tertinggi di Pelatnas

Secara peta kekuatan, Putri KW saat ini bertengger sebagai tunggal putri Indonesia dengan peringkat dunia paling tinggi. Dirinya berada di peringkat keenam dunia, memimpin jauh di atas rekan-rekan satu pelatnasnya.

Beberapa nama junior lain seperti Thalita Ramadhani Wiryawan, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, serta Mutiara Ayu Puspitasari saat ini posisinya masih tertahan di luar peringkat 50 besar dunia.

Kondisi serupa juga dialami oleh Ester Nurumi Tri Wardoyo yang performanya sempat menanjak dua tahun lalu. Dirinya baru saja kembali ke lapangan setelah menyelesaikan masa pemulihan cedera yang cukup panjang.

Menatap masa depan kariernya, Putri KW menargetkan pencapaian yang lebih tinggi di ajang olahraga terbesar dunia kelak.

"Terakhir Kak Grego kan meraih perunggu Olimpiade. Jadi, aku inginnya bisa Insha Allah lebih dari itu lah," tandasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi