PSIM Yogyakarta Kalah dari Persib Bandung Akibat Gol Cepat

PSIM Yogyakarta Kalah dari Persib Bandung Akibat Gol Cepat
Foto: Ilustrasi PSIM Yogyakarta Kalah dari Persib Bandung Akibat Gol Cepat.

PSIM Yogyakarta harus mengakui keunggulan tuan rumah Persib Bandung dengan skor tipis 0-1 dalam pertandingan pekan ke-31 BRI Super League yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk tim tamu yang gagal meraih kemenangan dalam delapan laga liga secara berturut-turut.

Gol tunggal kemenangan Persib diciptakan melalui sundulan cepat Patricio Matricardi pada menit kedua setelah memanfaatkan umpan dari Thom Haye. Hasil tersebut membuat posisi PSIM Yogyakarta tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan perolehan 39 poin, sebagaimana dilansir dari Suara.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, menyatakan kekecewaannya atas hasil akhir pertandingan tersebut. Ia menyoroti bagaimana gol dari situasi bola mati di awal laga sangat mempengaruhi kondisi psikologis para pemainnya di lapangan.

"Kami memulai laga dengan kebobolan dari set piece. Itu membuat pertandingan menjadi berat," ujar Van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.

Menurut Van Gastel, keunggulan satu gol membuat tim lawan memiliki kendali lebih besar atas jalannya permainan. Strategi Persib yang cenderung menunggu kesalahan pemain PSIM menjadi tantangan tersendiri bagi skuat Laskar Mataram untuk mengembangkan permainan.

"Situasi itu membuat Persib lebih leluasa dan menunggu kesalahan kami untuk melakukan serangan balik," tambah Van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.

Memasuki paruh kedua pertandingan, PSIM mencoba tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Van Gastel menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih terbuka meskipun terdapat risiko besar di lini pertahanan mereka.

"Kami mengambil risiko di babak kedua dan sempat menciptakan beberapa peluang," kata Van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.

Meskipun upaya penyerangan terus dilakukan, gawang Persib tetap sulit ditembus berkat penampilan gemilang kiper Cahya Supriadi. Van Gastel juga memberikan perhatian terhadap performa Persib yang tampil maksimal karena motivasi berada di papan atas klasemen.

"Berikutnya mereka akan melawan Persija. Pasti akan menjadi laga yang ketat," ujar Van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.

Hingga saat ini, PSIM tercatat mengalami lima kekalahan dari enam pertandingan terakhir mereka. Tim kepelatihan kini berfokus pada tiga pertandingan sisa musim ini untuk memutus tren negatif saat menjamu Malut United dan Madura United, serta bertandang ke markas Arema FC.

Artikel terkait

Rekomendasi