Rombongan pemain dan ofisial Persib Bandung mendapatkan tindakan provokasi dari oknum suporter di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, pada Selasa (12/5/2026). Insiden ini terjadi saat tim hendak kembali ke Bandung setelah menyelesaikan pertandingan melawan Persija di Samarinda.
Aksi provokasi tersebut dilancarkan oleh sekelompok orang yang mendatangi area keberangkatan tempat para pemain berkumpul, sebagaimana dilansir dari Suara. Pihak kepolisian bandara yang berada di lokasi segera bertindak untuk meredam ketegangan sehingga situasi tidak berkembang menjadi kericuhan fisik.
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, memberikan konfirmasi mengenai rincian penyerangan verbal yang dilakukan oleh para oknum tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku penyerangan tidak berada dalam satu jadwal penerbangan yang sama dengan tim berjuluk Maung Bandung tersebut.
"Di bandara, kami diserang oleh oknum suporter. Namun mereka tidak satu pesawat dengan kami," kata Umuh Muchtar, Manajer Persib Bandung.
Umuh menambahkan bahwa suasana sempat memanas karena beberapa pemain muda Persib turut menjadi sasaran provokasi langsung di lokasi. Meski demikian, kehadiran pendukung Persib di Balikpapan membantu menenangkan situasi sebelum para oknum tersebut meninggalkan area bandara.
"Namun dia (oknum suporter) juga pada pergi karena Beckham juga banyak yang mendukung, banyak Bobotoh kami yang ada di Balikpapan," tutur Umuh Muchtar, Manajer Persib Bandung.
Manajemen Persib menyatakan apresiasi yang tinggi terhadap langkah cepat dari aparat keamanan dalam melindungi rombongan tim. Kesiapan petugas di lapangan memastikan seluruh anggota tim bisa melanjutkan proses kepulangan dengan aman dan tertib.
"Alhamdulillah dari pengamanan sangat sigap di kepolisian bandara," kata Umuh Muchtar, Manajer Persib Bandung.
Mengenai motif di balik kejadian tersebut, Umuh menduga ada unsur emosional dari oknum suporter akibat hasil pertandingan sebelumnya. Ia sangat menyayangkan perilaku tersebut karena dianggap melanggar etika dan aturan di luar lapangan hijau.
"Emosi karena kalah dan sakit hati. Mereka tidak dewasa dan tidak tahu aturan," ujar Umuh Muchtar, Manajer Persib Bandung.
Hingga saat ini, manajemen Persib masih melakukan evaluasi internal mengenai dampak dari insiden di Balikpapan tersebut. Belum ada keputusan final apakah manajemen akan mengirimkan laporan resmi atau menempuh jalur hukum terkait gangguan keamanan yang dialami para pemainnya.