Manajemen Persipura Jayapura Naikan Harga Tiket Laga Kontra Persiku Kudus

Manajemen Persipura Jayapura Naikan Harga Tiket Laga Kontra Persiku Kudus
Foto: Ilustrasi Manajemen Persipura Jayapura Naikan Harga Tiket Laga Kontra Persiku Kudus.

Manajemen Persipura Jayapura secara resmi melakukan penyesuaian harga tiket untuk pertandingan pamungkas di Grup Timur Championship Liga 2 2025-2026. Keputusan ini diambil menjelang laga krusial yang menentukan langkah Mutiara Hitam untuk meraih tiket promosi otomatis ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Skuad Persipura Jayapura dijadwalkan menjamu Persiku Kudus di Stadion Lukas Enembe pada Minggu (3/5/2026). Dikutip dari Bola, Boaz Solossa dan kolega saat ini menduduki peringkat kedua klasemen dengan raihan 53 poin, setara dengan PSS Sleman yang berada di puncak namun unggul secara head-to-head.

Persaingan menuju gelar juara grup dipastikan sengit karena di saat yang bersamaan, PSS Sleman akan berhadapan dengan PSIS Semarang. Lonjakan harga tiket ini sempat menuai gelombang protes dari para pendukung tim asal Papua tersebut.

Jika sebelumnya harga tiket dipatok pada kisaran Rp50.000 hingga Rp300.000, kini penonton diwajibkan membayar antara Rp75.000 sampai Rp400.000 untuk laga kontra Persiku Kudus. Manajer tim, Owen Rahadiyan, mengungkapkan bahwa realitas ekonomi dan tantangan geografis menjadi alasan utama di balik kebijakan tersebut.

"Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, penyesuaian ini memang sudah diperkirakan seiring dengan upaya kami membangun tim menuju level yang lebih tinggi," kata Owen.

Owen menjelaskan bahwa biaya operasional klub di wilayah Timur jauh lebih besar dibandingkan dengan klub-klub yang berbasis di Pulau Jawa. Faktor logistik menjadi beban utama yang harus ditanggung oleh manajemen Persipura dalam mengarungi kompetisi.

"Namun, realitasnya, mengelola klub di Papua memiliki tantangan tersendiri, khususnya dari sisi logistik," ujar Owen Rahadiyan.

"Dalam beberapa waktu terakhir, terjadi kenaikan harga bahan bakar pesawat yang cukup signifikan, yang secara langsung berdampak pada biaya perjalanan udara," tutur Owen Rahadiyan.

Analisis Biaya Operasional dan Rencana Masa Depan

Manajer Persipura menilai nominal harga tiket yang baru masih dalam taraf wajar jika dibandingkan dengan kontestan di kasta Super League atau fase Championship lainnya. Ia menekankan bahwa perbedaan jarak tempuh sangat memengaruhi struktur biaya manajemen.

"Dalam beberapa kasus, harga tiket kami bisa sedikit lebih tinggi, dan di kasus lain juga bisa sedikit lebih rendah." kata Owen.

"Perbedaan ini merupakan hal yang wajar, mengingat kondisi geografis dan jarak yang kami hadapi, terutama dibandingkan dengan tim-tim yang berbasis di Pulau Jawa," tutur Owen.

Pihak klub menegaskan bahwa kenaikan ini hanya berlaku sementara untuk laga penentuan grup tersebut. Manajemen berencana merumuskan skema harga yang lebih terjangkau bagi kategori tertentu, seperti pelajar dan lansia, pada masa mendatang.

Misi Kembali ke Super League

Owen mengimbau seluruh elemen suporter untuk tetap memberikan dukungan masif di stadion demi menjaga soliditas tim. Manajemen berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara bertahap di berbagai sektor klub.

"Kami menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu kami benahi. Di musim ini, mungkin belum semuanya bisa kami selesaikan sekaligus." tutur Owen.

"Namun kami berkomitmen untuk membangunnya secara bertahap, satu langkah demi satu langkah," kata Owen.

Target utama Persipura Jayapura musim ini adalah memastikan diri kembali berkompetisi di Super League. Owen menyampaikan optimismenya untuk menutup musim dengan pencapaian maksimal sesuai target yang dicanangkan.

"Untuk saat ini, fokus utama kami adalah menyelesaikan musim ini dengan kuat dan mencapai target yang telah kami tetapkan." kata Owen.

"Terima kasih atas pengertian dan dukungan yang selalu diberikan kepada tim," tutur Owen.

Artikel terkait

Rekomendasi