Persija Jakarta menghadapi situasi sulit menjelang pertandingan krusial melawan rival abadi mereka, Persib Bandung. Dua pemain berlabel Timnas Indonesia yang menjadi tumpuan Macan Kemayoran berpotensi absen dalam laga tersebut.
Seperti dilansir dari Bola, ancaman kehilangan pemain ini disebabkan oleh risiko akumulasi kartu kuning yang menghantui lini pertahanan dan sayap Persija. Situasi ini menuntut kewaspadaan tinggi dari tim pelatih dalam menyusun strategi.
Jordi Amat tercatat sudah mengoleksi enam kartu kuning sepanjang kompetisi Super League musim 2025-2026. Sementara itu, pemain muda Dony Tri Pamungkas telah mengantongi tiga kartu kuning sejauh ini.
Apabila kembali mendapatkan hukuman kartu pada pertandingan terdekat, Dony Tri Pamungkas dipastikan tidak dapat memperkuat tim saat bersua dengan Maung Bandung. Persija kini harus sangat berhati-hati dalam mengatur komposisi skuatnya.
Sebelum bertolak menuju markas Persib, Persija dijadwalkan melakoni laga pekan ke-31 melawan Persijap Jepara. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Senin malam, 4 Mei 2026.
Manajemen dan pelatih meminta seluruh pemain untuk tetap menjaga disiplin di lapangan agar terhindar dari kartu tambahan yang tidak perlu. Selain kartu kuning, risiko kartu merah juga menjadi fokus perhatian karena dampaknya pada laga besar berikutnya.
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyatakan bahwa timnya sudah menyiapkan rencana matang untuk mengantisipasi kondisi seluruh pemain, bukan hanya fokus pada dua nama yang terancam akumulasi tersebut.
"Kami punya planning untuk mereka, tidak hanya kepada dua pemain, tetapi semuanya," ujar Mauricio Souza.Juru taktik asal Brasil tersebut menambahkan bahwa target utama tim saat ini adalah mengamankan poin penuh pada pertandingan di Jepara. Ia menegaskan pentingnya konsentrasi pada laga yang ada di depan mata.
"Tapi kita harus menang pertandingan besok," ujarnya.Mauricio Souza menekankan bahwa anak asuhnya belum diperkenankan memikirkan duel melawan Persib Bandung. Fokus tim sepenuhnya tercurah untuk menghadapi perlawanan tuan rumah Persijap Jepara.
"Jadi, kami hanya memikirkan laga lawan Persib Bandung setelahnya (lawan Persijap)," ujar Souza.