Persija Jakarta terpaksa memindahkan lokasi pertandingan kandang melawan Persib Bandung ke Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 10 Mei 2026, setelah pihak kepolisian tidak memberikan izin keamanan untuk menyelenggarakan laga di Jakarta.
Pemindahan lokasi pertandingan pekan ke-32 Super League 2025/2026 ini membuat klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut harus bertanding tanpa dukungan penuh suporter Jakmania di wilayah ibu kota, sebagaimana dilansir dari Suara.
Kegagalan mendapatkan izin di Jakarta ini memperpanjang catatan negatif klub yang belum pernah menjamu rivalnya tersebut di kandang sendiri selama tujuh tahun terakhir. Laga ini sangat menentukan karena melibatkan tiga tim papan atas dalam persaingan gelar juara musim ini.
Persib Bandung saat ini memimpin klasemen dengan 72 poin dan harus menang untuk menjauh dari kejaran Borneo FC, sementara Persija berada di posisi ketiga dengan 65 poin. Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkapkan kekecewaannya atas situasi tersebut.
"Tentu saja seharusnya status tuan rumah adalah milik kami dan seharusnya bermain di lapangan sendiri, dengan suporter kami," kata Souza kepada awak media.
Juru taktik berkebangsaan Brasil itu menilai ketiadaan atmosfer stadion yang penuh sesak oleh pendukung setia menempatkan skuat asuhannya dalam kondisi sulit. Kehilangan keuntungan sebagai tuan rumah dianggap merusak esensi dari laga kandang yang sebenarnya.
"Tentu saja poin-poin itu seharusnya menjadi hal positif bagi kami," tambah Souza.
Souza enggan memberikan komentar lebih jauh mengenai dampak psikologis perpindahan venue ini terhadap tim lawan. Ia memilih fokus untuk menjaga performa timnya agar tetap maksimal meski harus bermain jauh dari rumah.
"Saya tidak tahu apakah Persib diuntungkan dengan hal ini, tetapi saya tahu kami sama sekali tidak mendapatkan keuntungan," tegas pelatih asal Brasil tersebut.
Keputusan penyelenggaraan pertandingan di Samarinda menjadi solusi akhir setelah upaya perizinan di Jakarta menemui jalan buntu. Stadion Segiri kini menjadi saksi perjuangan Persija Jakarta dalam mempertahankan peluang juara di tengah tantangan status tim musafir.