Persija Jakarta mengemban misi besar untuk meraih kemenangan mutlak saat berhadapan dengan Persis Solo demi mempertahankan peluang dalam persaingan gelar juara liga 2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno pada Senin malam, 27 April 2026.
Dikutip dari Suara, skuat Macan Kemayoran saat ini masih berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan perolehan 59 poin. Kegagalan mengamankan tiga poin di kandang sendiri diprediksi akan menutup peluang mereka untuk mengejar ketertinggalan tujuh angka dari Persib Bandung dan Borneo FC yang memimpin di puncak.
Pelatih Persija, Maurizio Souza, memberikan perhatian khusus pada efektivitas serangan timnya yang dianggap tumpul pada laga sebelumnya. Arsitek asal Brasil tersebut menginstruksikan para pemain untuk tampil lebih agresif dan dominan, terutama saat memasuki area penalti lawan.
"Kami perlu lebih kreatif di sepertiga akhir lapangan dan harus lebih unggul dalam duel di area tersebut," kata Maurizio Souza.
Kekurangan dalam kreativitas penyerangan dinilai menjadi faktor utama Persija hanya mampu bermain imbang satu-sama saat melawat ke markas PSIM Yogyakarta pekan lalu. Souza berharap anak asuhannya tidak mengulangi kesalahan serupa dalam pertandingan nanti.
"Itu yang tidak kami tunjukkan di pertandingan sebelumnya, dan juga di laga ini," ujar Maurizio Souza.
Di sisi lain, Persis Solo datang ke ibu kota dengan motivasi tinggi untuk menjauhi ancaman degradasi. Laskar Sambernyawa saat ini menempati peringkat ke-15 dengan koleksi 27 poin, hanya terpaut satu angka dari batas zona merah yang dihuni Madura United.
Meskipun berada di papan bawah, Persis Solo memiliki modal pertahanan yang solid di bawah komando Luka Dumancic. Tim tamu tercatat hanya mengalami satu kekalahan dalam sepuluh pertandingan terakhir mereka dan sangat jarang kebobolan lebih dari dua gol.
Persija dipastikan tampil dengan kekuatan terbaiknya karena hampir seluruh pilar utama siap bertanding sejak menit awal. Tercatat hanya Mauro Zijlstra yang dilaporkan absen, sementara pemain inti lainnya berada dalam kondisi siap tempur.
Sektor tengah Macan Kemayoran akan dikomandoi oleh duet Fabio Calonego dan Van Basty Souza untuk mengatur alur permainan. Fabio diharapkan menjadi pemecah kebuntuan melalui kemampuan tendangan jarak jauhnya yang akurat.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, juga dipastikan bisa menurunkan skuat terbaiknya tanpa kendala cedera atau akumulasi kartu. Kadek Raditya akan bekerja sama dengan Dumancic untuk meredam pergerakan penyerang Persija di kotak terlarang.
Strategi serangan balik cepat diprediksi akan menjadi senjata utama Persis Solo melalui kecepatan pemain sayap seperti Althaf Alrizky dan Tumbas. Keseimbangan antara lini belakang dan tengah menjadi kunci bagi mereka untuk mencuri poin dari Senayan.
Persija memiliki kenangan manis pada pertemuan pertama musim ini setelah berhasil melibas Persis Solo dengan skor telak tiga gol tanpa balas. Namun, rivalitas panjang antara kedua klub tradisional ini dipastikan akan membuat tensi pertandingan tetap tinggi.