Persaingan papan atas klasemen Super League 2025-2026 akan memanas lewat pertemuan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Laga bergengsi pekan ke-32 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 10 Mei 2026, pukul 15.30 WIB.
Seperti dikutip dari Bola, ratusan pendukung setia Persija atau Jakmania mendatangi tempat latihan tim di Bojongsari pada Jumat, 8 Mei 2026. Kehadiran mereka bertujuan memberikan suntikan moral dan dukungan langsung sebelum skuad Macan Kemayoran bertolak menuju Kalimantan Timur.
Sesi latihan tersebut diakhiri dengan momen emosional saat para pemain, termasuk kapten Rizky Ridho, berbaur dengan suporter untuk menyanyikan lagu "Satu Jiwa". Kebersamaan ini diharapkan menjadi modal mental yang kuat bagi tim dalam menghadapi rivalitas klasik tersebut.
Selain memberikan semangat, Jakmania menitipkan pesan agar para pemain menjaga fokus dan kedisiplinan selama pertandingan. Evaluasi khusus diberikan pada insiden kartu merah Bruno Tubarao di laga sebelumnya agar tidak terulang kembali dan pemain bisa tampil lebih dewasa di lapangan.
Pemain bertahan Persija, Paulo Ricardo, mengungkapkan keinginannya agar Stadion Segiri bisa memberikan atmosfer yang serupa dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Ia sangat merindukan kehadiran dan energi luar biasa yang biasanya diberikan oleh para pendukung di Jakarta.
"Saya ingin mereka melihat kami bermain di GBK. Itulah yang saya inginkan. Tapi karena tidak bisa, saya harap mereka bisa datang jika memungkinkan."
"Saya tidak tahu situasinya, tapi jika mereka bisa mendukung kami di sana, itu akan luar biasa," kata Paulo Ricardo usai menjalani sesi latihan.
Pemain asal Brasil ini mengaku sulit menjelaskan dengan kata-kata betapa besarnya pengaruh teriakan suporter terhadap performa pemain di atas lapangan. Ia pun berjanji bahwa seluruh anggota tim akan berjuang maksimal demi meraih poin penuh.
"Kami ingin melihat atmosfer seperti di SUGBK di banyak stadion lain," ujar Ricardo.
"Karena saat melihat fan di sana meneriakkan nama kami dan mendukung kami, itu sesuatu yang kami tidak bisa jelaskan."
"Rasanya sangat menyenangkan. Jadi tentu saja saya ingin melihat mereka di sana," tutur Ricardo melanjutkan.
Bek asing tersebut menegaskan komitmennya untuk tidak hanya bertarung secara fisik, tetapi juga menjaga fokus dan menikmati jalannya pertandingan penting tersebut.
"Saya ingin mengatakan bahwa dari saya dan para pemain, kami akan memberikan yang terbaik. Mereka bisa bangga pada kami, tapi ini saya bicara untuk diri saya sendiri, saya ingin memberikan yang terbaik," tutur Ricardo.
"Bukan hanya soal berjuang, tapi soal fokus, bermain baik, dan menikmati pertandingan. Saya rasa itulah yang ingin mereka lihat dan saya harap kami pergi ke sana di pertandingan berikutnya dan melakukan pekerjaan yang baik lagi," katanya.
Fondasi Mental dari Dukungan Suporter
Pelatih Persija, Mauricio Souza, meyakini bahwa loyalitas Jakmania akan tetap terlihat meskipun pertandingan digelar jauh dari ibu kota. Menurutnya, basis suporter Persija yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia menjadi keuntungan tersendiri bagi mental bertanding pemain.
"Saya yakin kami pasti akan mendapat dukungan di sana. Ada suporter Persija di seluruh Indonesia. Ke mana pun kami pergi, selalu ada suporter Persija. Saya percaya akan ada Jakmania di sana yang mendukung kami," ujar Mauricio Souza.
Sang pelatih menganggap dukungan suporter sebagai fondasi yang sangat mendasar bagi keberlangsungan tim di kompetisi. Ia berjanji bahwa upaya maksimal di lapangan adalah bentuk balasan paling pantas atas dedikasi yang telah diberikan oleh para penggemar.
"Saya selalu katakan, dukungan mereka sangat fundamental bagi kami. Dan hal yang bisa kami lakukan adalah memberikan upaya maksimal di dalam lapangan untuk membalas seluruh dukungan yang telah kami terima selama kompetisi ini," kata Souza.