Persija Jakarta Kalah dari Persib Bandung di Stadion Segiri

Persija Jakarta Kalah dari Persib Bandung di Stadion Segiri
Foto: Ilustrasi Persija Jakarta Kalah dari Persib Bandung di Stadion Segiri.

Persija Jakarta menelan kekalahan 1-2 saat menghadapi rival utamanya, Persib Bandung, dalam laga pekan ke-32 Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). Hasil negatif ini membuat klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut kehilangan kesempatan untuk meraih gelar juara liga musim ini.

Dilansir dari Bola, tim besutan Mauricio Souza sebenarnya sempat memimpin kedudukan lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-20. Namun, Persib Bandung asuhan Bojan Hodak berhasil membalikkan keadaan lewat dua gol Adam Alis pada menit ke-28 dan 37.

Mantan Kabid Litbang Pengurus Pusat (PP) The Jakmania periode 2020-2023, Afrizal Kasriyanto, menyatakan kekecewaannya atas hasil tersebut meskipun Persija sempat mendominasi jalannya pertandingan. Menurutnya, permainan yang bagus tidak memberikan arti tanpa kemenangan di papan skor.

"Ya kalau dari hasil kemarin sebenarnya Persija secara pertandingan kan menguasai," ucap Afrizal Kasriyanto, Mantan Kabid Litbang Pengurus Pusat (PP) The Jakmania.

Afrizal menekankan bahwa dalam dunia sepak bola, penguasaan teknik maupun mental tidak menjadi ukuran utama jika tidak dibarengi dengan keunggulan angka. Ia menilai kekalahan ini merupakan kerugian besar bagi tim.

"Cuma kurang menangnya saja. Mau dibilang kita menang mental, mau dibilang kita menang teknik, tapi kan menang itu dari skor," kata Afrizal Kasriyanto, Mantan Kabid Litbang Pengurus Pusat (PP) The Jakmania.

Kekecewaan pendukung semakin mendalam karena Persija tercatat beberapa kali kehilangan poin di laga krusial, termasuk saat menjamu Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang dihadiri 56.989 penonton. Afrizal melihat adanya penurunan karakter dalam skuad Macan Kemayoran saat ini.

"Kekecewaan The Jakmania kan kenapa kalahnya sama Persib. Ya, tetapi sebenarnya bukan sama Persib saja, bahkan beberapa kali di kandang pun kami kecewa dari beberapa pertandingan sebelumnya di JIS dan kalah sama Arema. Itu kerugian besar sebenarnya," ujar Afrizal Kasriyanto, Mantan Kabid Litbang Pengurus Pusat (PP) The Jakmania.

Penilaian tersebut didasari pada hilangnya sosok pemimpin di lapangan yang memiliki karakteristik kuat seperti pemain-pemain legendaris terdahulu. Afrizal kemudian menyoroti pentingnya kehadiran figur yang mampu menjaga ritme permainan.

"Menurut saya, Persija sekarang seperti kehilangan karakter," tutur Afrizal Kasriyanto, Mantan Kabid Litbang Pengurus Pusat (PP) The Jakmania.

Ia merujuk pada profil Ismed Sofyan yang dikenal sebagai "Bad Boy" dan Bambang Pamungkas sebagai "Good Boy" sebagai contoh karakter yang dibutuhkan. Ketiadaan profil serupa dianggap memengaruhi performa tim secara keseluruhan.

"Mereka bisa menjaga ritme di lapangan maupun di luar lapangan. Dan menurut saya itu yang tidak ada di Persija saat ini," ujar Afrizal Kasriyanto, Mantan Kabid Litbang Pengurus Pusat (PP) The Jakmania.

Menghadapi situasi ini, pihak suporter berharap manajemen segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa pelatih dan pemain. Hal ini dilakukan agar persiapan menuju kompetisi musim depan dapat berjalan lebih maksimal.

"Memang kami harus menyisakan ruang ikhlas buat tahun ini. Semoga sesegera mungkin manajemen dan pelatih melakukan evaluasi sehingga di musim berikutnya tidak ada lagi alasan buat menunda juara," ujar Afrizal Kasriyanto, Mantan Kabid Litbang Pengurus Pusat (PP) The Jakmania.

Artikel terkait

Rekomendasi