Persib Bandung berhasil mengamankan tiga poin setelah menumbangkan Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026). Kemenangan tersebut membawa Maung Bandung semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 75 poin.
Tim asuhan Mauricio Souza sebenarnya sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-20, namun Adam Alis membalikkan keadaan lewat dua gol di babak pertama. Gol penyeimbang tercipta pada menit ke-28 setelah Van Basty Sousa melakukan kesalahan, sebelum akhirnya Adam Alis mencetak gol kedua pada menit ke-37 berkat umpan Thom Haye.
Keberhasilan mencetak dua gol dalam satu pertandingan ini menjadikan Adam Alis masuk dalam daftar elit pencetak brace pada laga klasik Persib vs Persija. Menurut catatan Kompas, ia kini menyamai prestasi David Da Silva yang sebelumnya menjadi satu-satunya pemain Persib dengan catatan dua gol dalam satu laga melawan Macan Kemayoran.
Usai pertandingan, Adam Alis menekankan pentingnya menjaga konsentrasi tim demi memastikan gelar juara pada akhir musim. Persib saat ini unggul tiga angka dari Borneo FC yang berada di posisi kedua, dengan dua pertandingan tersisa menghadapi PSM Makassar dan Persijap Jepara.
"Kami harus fokus ke dua game berikutnya untuk menjaga posisi puncak," kata Adam Alis setelah laga kontra Persija.
Pemain asal Brasil ini juga tidak terlalu memikirkan catatan individu asalkan target utama tim untuk meraih trofi musim ini tercapai. Persib dipastikan juara jika menyapu bersih sisa laga karena unggul secara head-to-head atas Borneo FC meski nantinya mengantongi poin yang sama.
"Tidak terlalu penting siapa pencetak gol. Mau saya atau siapa pun. Terpenting adalah kami dapat tiga poin dan fokus menatap dua laga berikutnya untuk juara," ucap Adam Alis usai pertandingan.
Di kubu lawan, Persija Jakarta tidak menurunkan Maxwell Souza dan Jean Mota dalam pertandingan besar ini. Absennya Maxwell memicu isu miring di media sosial yang menyebut top skor Persija tersebut sudah menjalin kesepakatan dengan klub lain untuk musim depan.
"Dalam beberapa hari terakhir informasi palsu telah muncul yang melibatkan nama saya dan masa depan profesional saya," kata Emaxwell Souza.
Maxwell mengungkapkan rasa kecewanya terhadap rumor yang berkembang di tengah periode krusial kompetisi. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap profesional bersama Persija Jakarta hingga kontraknya berakhir pada pengujung musim ini.
"Saya ingin menegaskan bahwa saya sedih melihat berita yang tidak berdasar tersebar, terutama pada saat yang sangat penting bagi tim," kata Emaxwell Souza.
Penyerang berusia 31 tahun itu juga meminta agar publik tetap mengedepankan fakta sebelum menyebarkan spekulasi. Maxwell memastikan dirinya tetap memberikan dukungan moral penuh kepada rekan-rekannya meski tidak hadir langsung di Samarinda.
"Saya sangat menghormati klub, rekan-rekan setim saya, staf pelatih, dan semua penggemar yang selalu berada di sisi saya," tutur Maxwell.
Ia menambahkan bahwa kejujuran harus menjadi landasan utama dalam pemberitaan karier profesional seorang pemain sepak bola. Maxwell menolak segala bentuk kebohongan yang bisa merusak reputasinya di mata pendukung Persija.
"Saya percaya bahwa kebenaran dan rasa hormat harus diutamakan dalam situasi ini. Saya tidak menoleransi kebohongan, spekulasi, atau berita palsu yang melibatkan nama saya dan karier saya," kata pemain bernomor punggung 99 itu.
Pemain yang mencetak 15 gol musim ini tersebut berjanji akan terus bekerja keras di sisa musim. Ia ingin menutup perjalanannya bersama Macan Kemayoran dengan dedikasi maksimal bagi klub dan para suporter setianya.
"Saya akan terus menghormati karier saya dengan profesionalisme, dedikasi, dan rasa hormat kepada Klub Persija Jakarta," ungkapnya.
Maxwell menutup pernyataannya dengan menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang tetap memercayai karakternya. Meskipun kecewa karena absen di laga krusial, ia tetap mendoakan hasil terbaik bagi Persija.
"Saya berterima kasih kepada orang-orang yang mengenal karakter saya dan terus mendukung saya. Saya berada jauh hari ini, tetapi dukungan dan doa saya menyertai rekan-rekan tim saya di Samarinda," ungkapnya.
Sementara itu, Borneo FC sebagai pesaing terdekat Persib menyatakan tidak akan terpengaruh dengan hasil di Stadion Segiri. Pesut Etam masih menyisakan tiga pertandingan dan berambisi meraih poin penuh saat bersua Bali United di Gianyar.
"Kami sekarang memiliki tiga pertandingan final tersisa dan siap berjuang untuk gelar juara. Setiap pertandingan adalah final," ujarnya dikutip dari laman resmi Borneo FC.
Koldo Obieta menegaskan bahwa seluruh penggawa Borneo FC tetap optimistis bisa mengejar ketertinggalan poin. Kemenangan beruntun dalam enam laga sebelumnya menjadi modal kepercayaan diri bagi tim asal Kalimantan Timur tersebut.
"Kami fokus pada tim sendiri. Kami tahu harus memenangkan pertandingan dan jika bisa melakukan itu, kami percaya akan terus melakukannya," sambungnya.
Penyerang asal Spanyol tersebut mengajak rekan-rekannya untuk tetap konsisten pada gaya permainan tim. Bagi Borneo FC, memenangkan setiap laga sisa adalah satu-satunya jalan untuk menjaga peluang merebut takhta juara.
"Melanjutkan tren positif ini, percaya pada kemungkinan kami menjadi juara dan fokus pada pertandingan berikutnya. Itu selalu menjadi hal yang paling penting," tambahnya.
Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, turut menyampaikan pandangannya mengenai pemindahan lokasi pertandingan Persija melawan Persib ke Samarinda. Ia menilai laga besar tersebut memberikan dampak ekonomi bagi UMKM setempat dan pendapatan daerah melalui pajak tiket.
ÔÇ£Kalau saya menjawab itu, berarti saya ikut mengurus takdir orang lain. Biarkan saya dengan takdir saya, Persija dengan takdirnya, Persib dengan takdirnya, dan semua 18 tim dengan takdirnya masing-masing,ÔÇØ kata Dandri kepada Jawa Pos melalui sambungan telepon.
Dandri menekankan bahwa dirinya memilih untuk mendoakan yang terbaik bagi siapa pun juara musim ini tanpa harus membangun opini negatif. Ia lebih memilih berkonsentrasi pada persiapan internal Borneo FC menghadapi jadwal padat di akhir musim.
ÔÇ£Saya hanya fokus kepada tim saya sendiri. Saya tidak mau membuat opini-opini yang menurut saya kurang tepat. Namun, tentu saya tetap mendoakan yang terbaik bagi siapa pun yang nantinya keluar sebagai juara,ÔÇØ lanjutnya.
Ia juga menitipkan pesan kepada para pendukung sepak bola yang hadir di Stadion Segiri selama pelaksanaan laga tersebut. Dandri berharap seluruh fasilitas umum di Samarinda tetap terjaga demi kenyamanan bersama.
ÔÇ£Saya mengimbau kepada teman-teman suporter, baik Jakmania maupun yang lainnya, agar menjaga fasilitas-fasilitas yang digunakan selama berada di Samarinda,ÔÇØ pungkasnya.