Manajemen Persib Bandung menyepakati perubahan struktur dalam tim kepelatihan mereka. Bojan Hodak yang sukses membawa klub menjuarai Liga 1 2023/2024 kini mengemban peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor.
Seperti dikutip dari Media Indonesia, posisi pelatih kepala kini dipercayakan kepada Igor Tolic. Perubahan ini menggabungkan aspek manajerial, teknis, serta kepemilikan saham.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan menerangkan bahwa pergantian posisi ini didasari oleh pertimbangan mendalam. Manajemen berfokus pada kesinambungan jangka panjang klub.
"Apa yang dilakukan PERSIB hari ini merupakan bagian dari proses kesinambungan. Kami ingin memastikan fondasi kuat yang telah dibangun dalam beberapa musim terakhir dapat terus berkembang dan menjadi kekuatan bagi klub ke depannya," ujar Adhitia Putra Herawan pada Selasa (26/5).
Pihak manajemen juga mengapresiasi kinerja yang telah diberikan oleh Bojan Hodak selama menukangi Pangeran Biru.
"Coach Bojan memberikan kontribusi yang luar biasa bagi Persib melalui prestasi, mentalitas, serta standar yang dibangun bersama tim. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kepemimpinannya sepanjang perjalanan bersejarah ini," kata Adhitia Putra Herawan.
Jabatan baru ini merujuk pada posisi penasihat teknis yang bertanggung jawab langsung di bawah grup pemilik atau pemegang saham klub. Peran ini memiliki cakupan strategis yang lebih luas dibandingkan direktur teknik biasa.
Terdapat beberapa tanggung jawab utama dalam posisi baru yang diemban oleh Bojan Hodak ini.
Poin Utama Tanggung Jawab Strategis
Pertama, memberikan masukan langsung kepada pemilik klub mengenai arah kebijakan sepak bola jangka panjang. Kedua, memantau performa teknis mulai dari akademi hingga tim utama guna memastikan filosofi klub berjalan selaras di semua level.
Ketiga, membantu pemegang saham dalam menilai apakah rekrutmen pemain atau pelatih tertentu memiliki nilai investasi yang sepadan dengan visi klub. Keempat, bertindak sebagai mata dan telinga pemilik dalam mengevaluasi kinerja staf kepelatihan di lapangan.
Perbedaan dengan Peran Pelatih Kepala
Posisi Technical Advisor memiliki batasan kerja yang berbeda dengan juru taktik tim. Seorang penasihat teknis tidak mencampuri urusan taktik di dalam lapangan saat pertandingan berlangsung.
Tanggung jawab taktis di lapangan sepenuhnya tetap menjadi wewenang pelatih kepala. Dalam peran barunya, Bojan Hodak akan lebih banyak bertugas di kantor pusat atau tribun VIP untuk melakukan observasi serta menyusun laporan strategis bagi manajemen puncak.