Persaingan memperebutkan gelar juara Super League Indonesia musim 2025/2026 kini mencapai titik krusial. Dua kandidat terkuat, Persib Bandung dan Borneo FC, saat ini menorehkan koleksi poin yang identik yaitu 75 poin.
Dilansir dari Suara, posisi puncak klasemen saat ini menjadi milik Persib Bandung meskipun Borneo FC unggul dalam produktivitas gol. Tim asal Kalimantan tersebut mencatatkan selisih gol +37, sementara Maung Bandung memiliki selisih gol +36.
Kepastian posisi Persib di urutan pertama disebabkan oleh regulasi khusus yang diterapkan dalam Super League Indonesia. Penentuan peringkat bagi tim yang memiliki poin sama tidak menitikberatkan pada selisih gol sebagai indikator utama.
Regulasi liga lebih mengutamakan rekor pertemuan atau head to head antara tim-tim yang bersaing. Aturan ini memberikan keuntungan signifikan bagi skuad Pangeran Biru karena mereka tampil lebih dominan dalam pertemuan langsung melawan Borneo FC musim ini.
Berdasarkan catatan pertandingan, Persib Bandung berhasil menumbangkan Borneo FC dengan skor meyakinkan 3-1 pada pertemuan perdana. Sementara itu, duel kedua antara kedua tim papan atas ini berakhir dengan hasil imbang 1-1.
Melalui keunggulan head to head tersebut, Persib otomatis berada di posisi yang lebih tinggi. Kondisi ini berarti jika kedua tim mengakhiri kompetisi dengan jumlah poin yang tetap sama, gelar juara akan jatuh ke tangan Persib Bandung.
Perebutan trofi kini menyisakan dua pertandingan terakhir yang akan menjadi penentu nasib kedua klub. Persib Bandung yang menargetkan gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun masih harus meladeni tantangan dari PSM Makassar dan Persijap Jepara.
Di sisi lain, Borneo FC tetap membayangi dengan jadwal laga tersisa melawan Persijap Jepara serta Malut United. Setiap poin yang diraih dalam dua pekan penutup ini akan sangat krusial dalam menentukan siapa yang berhak mengangkat trofi pada akhir musim.