Persib Bandung Larang Suporter Nyalakan Flare di Stadion GBLA

Persib Bandung Larang Suporter Nyalakan Flare di Stadion GBLA
Foto: Ilustrasi Persib Bandung Larang Suporter Nyalakan Flare di Stadion GBLA.

Manajemen Persib Bandung melarang keras kelompok suporter Bobotoh menyalakan suar (flare) hingga petasan pada pertandingan pamungkas liga melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5). Keputusan tegas ini diambil demi menjaga keamanan pertandingan serta kenyamanan seluruh penonton di dalam stadion, seperti dilansir dari Media Indonesia.

Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh pihak manajemen klub menjelang laga krusial yang berpotensi menjadi momen juara tersebut. Langkah antisipasi ini juga didukung penuh oleh aparat kepolisian yang akan memperketat pengamanan di area stadion.

Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan meminta Bobotoh untuk mengutamakan keselamatan dan mematuhi regulasi selama pertandingan hingga prosesi pengangkatan trofi berlangsung jika Persib juara.

"Kami sangat melarang adanya flare, petasan, dan sejenisnya, secara spesifik ketika pertandingan berlangsung hingga perayaan angkat piala," kata Adhitia di Bandung, Rabu (20/5).

Larangan ini diberlakukan karena dampak negatif dari asap suar dinilai bisa merusak kualitas tayangan langsung di televisi dan mengganggu pandangan.

"Karena itu sangat mengganggu. Gelap, terus asapnya juga segala macam, takutnya secara broadcasting enggak bagus," ujar Adhitia.

Meskipun menyadari hal tersebut merupakan bagian dari kebiasaan beberapa kelompok suporter, Adhitia berharap para pendukung bisa menahan diri demi kelancaran acara.

"Tolong jangan dilakukan sampai perayaan angkat pialanya selesai jika Persib juara," kata Adhitia.

Manajemen memberikan ruang bagi para suporter untuk meluapkan kegembiraan mereka secara tertib di luar area stadion setelah seluruh rangkaian seremonial resmi rampung.

"Setelah itu selesai, silakan kalau mau dirayakan di luar stadion mau ada parade dan segala macamnya," ujar Adhitia.

Di sisi lain, aparat kepolisian siap mengambil tindakan nyata untuk memastikan kebijakan ini dipatuhi dengan melakukan pemeriksaan berlapis.

Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol Laode Aries mengatakan pihaknya akan memperketat pemeriksaan terhadap suporter yang hadir guna memastikan seluruh penonton mematuhi regulasi yang berlaku. Pengamanan di kawasan stadion sendiri bakal dibagi ke dalam empat ring taktis.

"Penonton dilarang membawa barang berbahaya seperti flare, kembang api, maupun benda yang dapat dilempar ke dalam stadion. Selain itu, minuman dalam kemasan botol plastik dan kaleng juga tidak diperbolehkan masuk ke tribun," kata Laode Aries.

Artikel terkait

Rekomendasi