Skuad Persib Bandung memiliki kesamaan fokus menjelang pertandingan terakhir penentu gelar juara Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 22 Mei 2026. Kesiapan tersebut disampaikan oleh pemain bertahan asing Maung Bandung, Federico Barba.
Kondisi internal tim saat ini dilaporkan berada dalam satu arah yang sama untuk mengamankan hasil maksimal. Dilansir dari Media Indonesia, fokus para pemain tidak terpecah oleh urusan individu maupun atmosfer euforia yang berkembang di luar lapangan pertandingan.
"Pertama saya akan selalu fokus buat ini, bagaimana tim meraih target yang kita inginkan," kata Federico Barba, pemain bertahan Persib Bandung.
Penegasan mengenai pentingnya pertandingan sisa ini menjadi perhatian utama seluruh anggota tim sebelum memikirkan hal lain di luar urusan teknis lapangan. Menurut Barba, pencapaian kolektif tim jauh lebih bernilai dibandingkan dengan ambisi pribadi untuk mengejar gelar pemain terbaik di kompetisi liga.
"Mengenai target yang kita inginkan, tentunya kita mendapatkan hasil di dalam tim, kemudian berlanjut ke atau misalnya pencapaian setiap pemain. Jadi (pencapaian pribadi) itu sesuatu hal yang menjadi tambahan saja," kata Federico Barba, pemain bertahan Persib Bandung.
Keseragaman pandangan untuk menempatkan kepentingan bersama di atas penghargaan individu dinilai menjadi modal krusial bagi Persib Bandung dalam menjaga konsistensi permainan. Situasi ini sekaligus memastikan tidak adanya ruang untuk distraksi menjelang laga pamungkas tersebut.
Saat ini Persib Bandung menempati posisi puncak klasemen sementara Super League dengan raihan 78 poin dari 33 laga, unggul dua angka dari Borneo FC. Pertandingan pekan ke-34 ini akan dikawal ketat oleh 2.000 personel Polda Jabar dengan pembatasan kapasitas penonton sebanyak 32.000 orang di stadion.