Persib Bandung Dekati Gelar Juara Berkat Gol Krusial Julio Cesar

Persib Bandung Dekati Gelar Juara Berkat Gol Krusial Julio Cesar
Foto: Ilustrasi Persib Bandung Dekati Gelar Juara Berkat Gol Krusial Julio Cesar.

Persib Bandung kini berada di ambang juara Super League 2025-2026. Gol penentu yang dilesakkan oleh Julio Cesar ke gawang PSM Makassar dinilai menjadi momen sangat penting dalam perebutan takhta tertinggi musim ini, seperti dilansir dari Bola.

Gol pada menit ketujuh masa tenggang babak kedua tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-1. Hasil ini memicu perayaan besar bagi masyarakat Jawa Barat, terlebih setelah pesaing mereka, Borneo FC Samarinda, ditahan imbang oleh Persijap Jepara.

Kemenangan krusial ini membuat Persib Bandung hanya memerlukan hasil imbang untuk memastikan gelar juara. Laga penentuan pekan terakhir dijadwalkan berlangsung melawan Persijap pada Sabtu (23/5/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Di sisi lain, peluang Borneo FC untuk menggeser posisi puncak semakin menipis. Pesut Etam tidak hanya diwajibkan menang saat bersua Malut United, tetapi juga harus mengharapkan Persib menelan kekalahan di laga pemungkas.

Julio Cesar merasa sangat emosional setelah berhasil melesakkan gol kemenangan di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan.

"Perasaannya luar biasa di menit-menit terakhir, ketika saya mencetak gol bersama rekan-rekan dan karena hal ini, itu luar biasa. Di momen ini, ini momen yang bagus bagi kami," kata Julio Cesar.

"Sekarang kami punya satu langkah lagi, tapi perasaan ketika saya mencetak gol, itu luar biasa. Semuanya tentu menangis saat menit terakhir. Saya tentu saja akan mengingat momen ini sepanjang hidup," kesannya.

Kondisi internal skuad Maung Bandung menjelang pertandingan melawan PSM ternyata sangat emosional. Kapten tim, Marc Klok, membakar semangat seluruh pemain melalui orasi yang mengunggah motivasi sebelum turun ke lapangan.

Para pemain Persib mengakui bahwa pidato Marc Klok sangat menyentuh hati mereka. Sang kapten mengingatkan seluruh tim mengenai besarnya harapan yang digantungkan oleh masyarakat Jawa Barat pada pundak mereka.

Selain itu, ruang ganti juga diselimuti atmosfer perjuangan demi menghormati pelatih Bojan Hodak. Sang juru taktik diketahui tetap mendampingi tim dan melewatkan momen terakhir bersama ibundanya yang sakit hingga wafat di Kroasia.

"Ya, sebelum memasuki pertandingan, Marc (Klok) memberikan pidato hebat, tahu kan? Semua orang seperti terbakar bersemangat," kata Cesar.

"Berbicara tentang Bojan juga, karena Bojan tidak bersama kami, kami akan bermain untuk dia juga," terangnya.

"All orang memasuki pertandingan untuk memberikan 100 persen dan kami memenangkan laga. Ini jadi pidato sangat bagus yang Marc berikan," sebutnya.

Artikel terkait

Rekomendasi