Persib Bandung dan Borneo FC Berebut Juara Liga Super League 2025/2026

Persib Bandung dan Borneo FC Berebut Juara Liga Super League 2025/2026
Foto: Ilustrasi Persib Bandung dan Borneo FC Berebut Juara Liga Super League 2025/2026.

Kompetisi Liga Super League 2025/2026 mencapai babak akhir pada Sabtu, 23 Mei 2026. Dilansir dari Media Indonesia, sebanyak empat tim akan bersaing ketat pada pekan ke-34 untuk menentukan posisi mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Persib Bandung dan Borneo FC menjadi dua tim yang tengah memperebutkan takhta juara liga musim ini. Sementara itu, Madura United dan Persis Solo berjuang demi menyelamatkan diri dari ancaman jurang degradasi.

Persib Bandung yang memiliki julukan Maung Bandung saat ini berada di posisi puncak klasemen sementara. Di peringkat kedua, Borneo FC yang dijuluki Pesut Etam terus membayangi, meskipun kedua tim tidak saling berhadapan langsung di laga penentu.

Berdasarkan jadwal pertandingan, Persib Bandung akan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api Stadium (GBLA). Pada waktu yang bersamaan, Borneo FC bakal menghadapi Malud United di Stadion Segiri, Samarinda.

Saat ini Persib Bandung memimpin klasemen dengan perolehan 78 poin dari hasil 24 kemenangan, 6 kali imbang, dan 3 kekalahan. Borneo FC menyusul di tempat kedua dengan 76 poin setelah mencatatkan 24 kemenangan, 4 kali imbang, dan 5 kekalahan.

Persaingan di papan bawah juga diprediksi berjalan sengit demi menghindari degradasi ke liga di bawahnya. Madura United dijadwalkan bertanding melawan PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan.

Pada jam yang sama, Persita Tangerang akan menjamu Persis Solo di Banten International Stadium, Serang. Madura United menempati urutan ke-15 klasemen dengan mengantongi 32 poin.

Di sisi lain, Persis Solo berada di posisi ke-16 klasemen sementara dengan raihan 31 poin. Laskar Sambernyawa wajib mengamankan kemenangan pada laga sore ini agar dapat mempertahankan posisi di kasta utama.

Nasib keempat tim dalam menentukan gelar juara maupun zona degradasi ini juga ikut dipengaruhi oleh hasil pertandingan tim lain. Persib Bandung hanya memerlukan hasil imbang saat menghadapi Persijap Jepara untuk mengunci gelar juara.

Namun, panggung juara bisa berpindah ke tangan Borneo FC jika Maung Bandung menelan kekalahan dan Pesut Etam berhasil menundukkan Malud United. Pelatih Borneo FC, Fabio Araujo Lefundes, menyatakan bahwa peluang timnya menipis setelah sebelumnya ditahan imbang oleh Persijap Jepara.

"Masih terbuka peluang jika Persijap Jepara mampu menundukkan Persib Bandung, saya harap Laskar Kalinyamat bermain baik dan menang dan saat ini kami juga fokus menang," ujar Fabio Araujo Lefundes.

Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, menegaskan bahwa tim asuhannya akan tetap tampil dengan fokus serta motivasi tinggi dalam menghadapi pemuncak klasemen.

"Kami tetap akan tetap bermain sama seperti saat menghadapi Borneo," kata Mario Lemos.

Sementara itu, Persis Solo tidak hanya diwajibkan meraih kemenangan atas Persita Tangerang untuk lolos dari degradasi. Mereka juga berharap PSM Makassar mampu mengalahkan atau menahan imbang Madura United.

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan bahwa timnya memilih untuk fokus pada perjuangan sendiri di lapangan hijau.

"Saya tidak laga tim lain, kami harus berjuang sendiri sehingga tetap akan fokus memenangkan pertandingan menghadapi Tangerang nanti," kata Milomir Seslija.

Antisipasi Keamanan dan Kondusivitas Laga

Menjelang pertandingan krusial ini, pihak berwenang telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi keamanan. Pemerintah Kota Bandung bersama KAI Daop 2 menyiapkan skema pengamanan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Asia Afrika untuk mengantisipasi kemacetan saat selebrasi juara.

PT KAI Daop 2 Bandung juga mengeluarkan larangan penggunaan atribut klub di dalam kereta api demi menjaga kenyamanan penumpang umum. Pelatih Persib, Bojan Hodak, turut mengingatkan para pendukung agar seluruh fokus tim saat ini tetap diarahkan pada laga penentu yang belum dimainkan.

Imbauan menjaga ketertiban juga datang dari wilayah sekitar Bandung. Kapolres Karawang, Ajun Komisaris Besar Fiki N, mengimbau kepada para pendukung Persib Bandung untuk menjaga situasi kamtibmas serta melarang adanya kegiatan konvoi dan euforia yang berlebihan.

Artikel terkait

Rekomendasi