Gelandang Real Madrid, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni, terlibat perkelahian fisik dalam sesi latihan di Valdebebas pada Kamis, 7 Mei 2026. Insiden serius tersebut mengakibatkan Valverde harus mendapatkan perawatan medis setelah terlibat baku hantam dengan rekan setimnya tersebut di ruang ganti.
Ketegangan antara kedua pemain ini dilaporkan sudah mulai memuncak sejak awal latihan dimulai. Dilansir dari Suara, keributan dipicu oleh penolakan Valverde untuk bersalaman dengan Tchouameni, yang kemudian berlanjut pada rangkaian duel fisik yang keras selama sesi latihan berlangsung.
Puncak perselisihan terjadi di area ruang ganti sesaat setelah agenda latihan resmi berakhir. Meski Valverde dilaporkan mengalami memar yang cukup signifikan hingga dilarikan ke rumah sakit, laporan media menyebutkan bahwa cedera tersebut bukan disebabkan oleh hantaman langsung dari Tchouameni.
Aksi tekel keras yang dilakukan Valverde secara berulang selama latihan diduga menjadi pemicu hilangnya kesabaran Tchouameni. Situasi yang semakin tidak terkendali di lingkungan Valdebebas tersebut akhirnya memaksa manajemen klub untuk melakukan intervensi secara langsung dan cepat.
Direktur Umum Real Madrid, Jose Angel Sanchez, segera mengumpulkan seluruh anggota skuad utama untuk melakukan rapat darurat di lokasi latihan. Pertemuan tertutup itu digelar beberapa menit pasca-kejadian guna menenangkan atmosfer tim yang sedang memanas di tengah periode krusial akhir musim.
Manajemen Los Blancos saat ini telah menginisiasi proses disiplin secara internal terhadap Valverde dan Tchouameni sebagai bentuk ketegasan klub. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas ruang ganti menyusul tren hasil pertandingan yang kurang memuaskan dalam beberapa pekan terakhir.