Florentino Perez Serukan Pemilihan Ulang Presiden Real Madrid

Florentino Perez Serukan Pemilihan Ulang Presiden Real Madrid
Foto: Ilustrasi Florentino Perez Serukan Pemilihan Ulang Presiden Real Madrid.

Presiden Real Madrid Florentino Perez menyerukan pelaksanaan pemilihan umum pengurus klub lebih awal menyusul kegagalan tim meraih gelar juara pada musim ini. Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung pada Selasa waktu setempat setelah kekalahan telat di markas lawan.

Langkah ini diambil setelah Real Madrid dipastikan menutup musim 2025-2026 tanpa trofi usai takluk 0-2 dari Barcelona di Camp Nou. Dilansir dari Bola, Perez menegaskan posisinya di tengah spekulasi mengenai masa depannya dan menuduh adanya kampanye terorganisir untuk melengserkannya dari kursi jabatan.

"Saya di sini untuk mengatakan bahwa saya tidak akan pergi ke mana pun dan saya di sini untuk maju dalam pemilihan," kata FlorentinO Perez, Presiden Real Madrid.

Perez yang kini berusia 79 tahun menantang para oposisinya untuk bersaing secara terbuka dalam proses demokrasi klub. Ia memperingatkan pihak-pihak tertentu agar tidak melakukan gerakan bawah tanah melalui pemberitaan media massa untuk menyudutkan kepemimpinannya.

"Jika seseorang ingin maju dalam pemilihan, inilah kesempatan Anda. Tetapi jangan bergerak secara sembunyi-sembunyi dengan publikasi atau media berita," lanjut FlorentinO Perez, Presiden Real Madrid.

Pria yang telah menjabat sejak Juni 2009 ini juga menepis kabar yang menyebutkan dirinya sedang mengalami masalah kesehatan. Perez menegaskan kehadirannya di depan publik adalah bentuk tanggung jawab untuk menjaga martabat institusi klub dari serangan opini jurnalis.

"Dan saya tidak sedang sakit di tempat tidur. Saya harus keluar dan duduk di sini karena sebagai presiden Real Madrid, saya tidak bisa membiarkan jurnalis melakukan apa yang mereka lakukan," sambung FlorentinO Perez, Presiden Real Madrid.

Ketegangan meningkat saat Perez merespons spekulasi media Spanyol yang menyebut dirinya mulai kelelahan mengelola Los Blancos. Ia membalas kritik tersebut dengan memaparkan dedikasi kerjanya serta pencapaian prestasi klub di bawah arahannya selama ini.

"Saya bekerja keras. Saya bangun pagi dan saya yang terakhir tidur. Saya mengerti ada rasa frustrasi di luar sana," ujar FlorentinO Perez, Presiden Real Madrid.

Ia mencatat bahwa Real Madrid telah mengoleksi puluhan trofi selama masa kepemimpinannya yang terbagi dalam dua periode. Perez pun menuntut transparansi dari jajaran direksi jika terdapat kebocoran informasi internal kepada pihak luar.

"Namun jika orang-orang lupa, kami telah memenangkan 37 gelar sejak saya memimpin. Saya ingin tahu siapa orang-orang yang mengatakan hal-hal ini. Di dewan direksi ini, saya ingin siapa pun yang membocorkan informasi ini untuk muncul," tegas FlorentinO Perez, Presiden Real Madrid.

Kritik tajam Perez tidak hanya menyasar individu, tetapi juga institusi penyelenggara kompetisi sepak bola Spanyol. Ia menuduh adanya praktik kecurangan yang terstruktur di dalam lingkungan operator liga yang harus segera ditindaklanjuti.

"Dan tentu saja, musuh kita, La Liga," tambah FlorentinO Perez, Presiden Real Madrid.

Perez menyatakan perlawanan terhadap otoritas liga merupakan sebuah keharusan demi integritas permainan. Ia meyakini bahwa sistem yang berjalan saat ini telah dicemari oleh tindakan-tindakan tidak terpuji.

"Kita harus melawan La Liga. Korupsi dalam permainan ini, sistematis," jelas FlorentinO Perez, Presiden Real Madrid.

Meski dihujani kritik dan menghadapi situasi tanpa gelar, Perez tetap optimis mengenai basis dukungan yang dimilikinya. Ia mengklaim masih mendapatkan kepercayaan penuh dari mayoritas anggota resmi pemilik klub.

"Saya memimpin klub terbesar di dunia dan Anda tidak akan membayangkan pujian yang saya terima. Tetapi 100.000 anggota mendukung saya dan sangat senang," kata FlorentinO Perez, Presiden Real Madrid.

Di sela-sela pembahasan mengenai konflik kepemimpinan, Perez sempat menanggapi rumor mengenai potensi kembalinya Jose Mourinho sebagai pelatih. Namun, ia menyatakan bahwa pembicaraan mengenai posisi manajerial belum menjadi prioritas utama saat ini.

"Kami belum sampai pada tahap proses itu," tutur FlorentinO Perez, Presiden Real Madrid.

Artikel terkait

Rekomendasi