Gedung AA Maramis yang bersejarah di Jakarta Pusat menjadi saksi bisu kemeriahan perayaan ulang tahun ke-30 Frank & co. Merek perhiasan di bawah naungan PT Central Mega Kencana ini menggelar gala dinner dan pameran khusus bertajuk 'When You Know, You Know'.
Dilansir dari Wolipop, suasana bangunan kolonial yang dikenal sebagai Istana Daendels tersebut tampak berbeda dengan sentuhan teknologi modern. Para tamu undangan disambut oleh pertunjukan video mapping yang menghiasi fasad gedung klasik tersebut sebelum memasuki area utama.
Kombinasi arsitektur warisan sejarah dengan teknologi masa kini dianggap sangat relevan dengan perjalanan Frank & co. Hal ini mencerminkan bagaimana merek tersebut terus beradaptasi dengan perubahan zaman selama tiga dekade terakhir.
Chief Operating Officer Central Mega Kencana, Petronella Soan, dalam pidatonya menekankan peran Frank & co. yang sudah lebih dari sekadar tempat berbelanja. Menurutnya, merek ini telah menjadi bagian penting dalam perayaan cinta para pelanggannya sejak lahir tiga puluh tahun lalu.
"Frank & co. lahir sehari setelah Hari Kartini tiga dekade lalu. Seiring berjalannya waktu, Frank & co. hadir bukan sekadar sebagai tempat costumer berbelanja perhiasan saja, tapi juga telah menjadi bagian dari perayaan cinta mereka," ujar Petronella Soan.
General Manager Frank & co., Rolly Soesanto, menambahkan bahwa tema perayaan kali ini menyoroti sebuah kepastian kualitas yang tidak tergoyahkan. Ia mengibaratkan kualitas berlian alami mereka sama seperti cinta sejati yang bisa langsung dirasakan kekuatannya.
"Kami ingin menyoroti sebuah kepastian yang tak tergoyahkan. Sama seperti cinta sejati yang dapat dirasakan seketika tanpa perlu banyak penjelasan, kualitas berlian alami Frank & co. pun bicara dengan sendirinya," ungkap Rolly Soesanto.
Pameran Koleksi Ikonik dan Standar Kurasi
Perayaan ini juga dimeriahkan dengan instalasi yang memamerkan pilar utama Frank & co., mulai dari komitmen keaslian hingga transparansi. Pengunjung dapat melihat perjalanan keterampilan tangan dalam menciptakan berbagai koleksi perhiasan yang telah menjadi ikon.
Salah satu fokus utama dalam pameran tersebut adalah Frank Fire. Koleksi ini merupakan berlian pilihan yang diambil dari kurang 1 persen berlian alami terbaik di seluruh dunia melalui proses kurasi yang sangat ketat.
Keunggulan Frank Fire terletak pada penggunaan 12 parameter evaluasi yang mendalam. Selain itu, koleksi ini memiliki sertifikasi ganda dari Gemological Institute of America (GIA) serta Sarine Technologies untuk menjamin kualitasnya.
Setiap unit berlian dalam koleksi Frank Fire juga dilengkapi dengan identitas eksklusif. Terdapat laser inscription logo pada bagian girdle berlian serta laporan digital yang transparan bagi pemiliknya.
Sejarah dan Terobosan Standar Kecantikan
Mengingat kembali sejarahnya, Frank & co. pertama kali menyapa publik melalui toko pertamanya di Pondok Indah Mall pada 1996. Sejak awal, merek ini sudah berani mengambil langkah yang berbeda dalam industri kecantikan dan perhiasan.
Salah satu momen ikonik adalah penunjukan Nadya Hutagalung sebagai duta merek pertama. Saat itu, Nadya tampil berani dengan kepala botak, sebuah citra yang mendobrak pakem kecantikan konvensional pada masanya.
"Frank & co. juga sudah mendobrak standar kecantikan saat itu," kata Rolly bangga.
Selain koleksi sejarah, pengunjung juga disuguhi berbagai kolaborasi signature lainnya. Beberapa di antaranya meliputi See the Light Collection bersama Maudy Ayunda, hingga Love Poetry Collection yang merupakan hasil kolaborasi dengan perancang Monica Ivena.