Penyebab Payudara Gatal Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Penyebab Payudara Gatal Saat Hamil dan Cara Mengatasinya
Foto: Ilustrasi Penyebab Payudara Gatal Saat Hamil dan Cara Mengatasinya.

Perubahan fisik pada area dada sering kali dialami oleh perempuan sejak masa awal kehamilan. Selain ukuran yang membesar, rasa gatal pada payudara dan puting menjadi keluhan yang cukup umum muncul, terutama pada trimester pertama.

Kondisi ini dipicu oleh fluktuasi hormon serta peningkatan volume aliran darah di dalam tubuh. Dilansir dari Medcom, kulit di sekitar area dada akan meregang seiring dengan pertumbuhan jaringan payudara untuk persiapan menyusui.

Efek peregangan tersebut sering kali menimbulkan sensasi gatal yang terjadi secara terus-menerus. Selain itu, sebagian ibu hamil merasakan payudara menjadi lebih berat, lebih sensitif saat tersentuh, hingga muncul rasa nyeri atau kesemutan.

Ketidaknyamanan ini bahkan bisa bertambah akibat faktor eksternal. Gesekan dengan bahan pakaian tertentu atau paparan air saat mandi dapat memicu iritasi yang lebih besar pada area sensitif tersebut.

Menjaga kelembapan kulit secara rutin menjadi langkah kunci untuk meminimalkan gangguan rasa gatal. Penggunaan produk pelembap yang tepat sangat disarankan agar kulit tidak mudah kering dan pecah-pecah.

Sheri Bayles, RN, seorang pakar persalinan asal Kota New York, memberikan saran praktis terkait penggunaan krim khusus. Informasi ini juga dikutip oleh laman Parents dalam ulasan mengenai perawatan kulit saat hamil.

"Oleskan krim lanolin yang tebal dan melembapkan, seperti Lansinoh pada puting saat merasa ingin menggaruk," ujar Bayles.

Selain lanolin, ibu hamil dapat memanfaatkan bahan alami seperti minyak kelapa, shea butter, atau losion dengan kandungan cocoa butter. Penggunaan bahan-bahan ini setelah mandi terbukti efektif menjaga kelembutan kulit dada.

Penyesuaian Gaya Hidup dan Pakaian

Pemilihan jenis pakaian juga sangat berpengaruh dalam mengurangi iritasi. Bahan kain yang kasar seperti wol sebaiknya dihindari karena dapat memperparah kondisi kulit yang sedang sensitif.

Disarankan untuk beralih menggunakan bra menyusui atau kamisol berbahan katun lembut yang memiliki penyangga ringan. Bahan katun memungkinkan kulit bernapas dengan lebih baik dan memberikan kenyamanan ekstra sepanjang hari.

Metode lain yang bisa dicoba adalah melakukan kompres dingin atau mandi dengan air dingin untuk menenangkan saraf di area kulit. Selain itu, pemenuhan hidrasi tubuh melalui asupan air yang cukup sangat penting guna mencegah kulit kering.

Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter

Walaupun gatal pada payudara merupakan fenomena normal dalam kehamilan, beberapa gejala tertentu tetap membutuhkan perhatian medis. Kewaspadaan harus ditingkatkan jika muncul tanda-tanda yang tidak biasa di area puting.

Segera lakukan pemeriksaan ke tenaga kesehatan jika muncul ruam yang menetap atau keluar cairan bercampur darah dari puting. Gejala ini bisa menjadi indikasi adanya infeksi bakteri atau kondisi medis lainnya.

Salah satu kemungkinan penyebab medis adalah papilloma intraduktal, yakni kondisi yang umumnya bukan merupakan kanker. Meskipun demikian, cairan berdarah tetap menjadi salah satu penyebab paling sering yang memerlukan evaluasi dokter.

Pemeriksaan medis yang mendalam sangat penting dilakukan untuk memastikan penyebab pastinya. Hal ini bertujuan untuk menyingkirkan risiko kondisi serius, termasuk kemungkinan kanker yang walaupun sangat jarang terjadi, tetap perlu diwaspadai.

Artikel terkait

Rekomendasi