Pemkot Bandung Siapkan JPO Asia Afrika untuk Selebrasi Juara Persib

Pemkot Bandung Siapkan JPO Asia Afrika untuk Selebrasi Juara Persib
Foto: Ilustrasi Pemkot Bandung Siapkan JPO Asia Afrika untuk Selebrasi Juara Persib.

Pemerintah Kota Bandung mulai mematangkan persiapan matang di Jembatan Penyeberangan Orang Jalan Asia Afrika untuk menyambut potensi gelar juara Persib Bandung pada Super League 2025/2026. Kepastian gelar tersebut bakal ditentukan setelah pertandingan melawan Persijap Jepara pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Kawasan Alun-alun Bandung diperkirakan akan mengalami lonjakan massa pendukung, sehingga Dinas Perhubungan melakukan uji kelayakan struktur serta keamanan jembatan. Langkah antisipasi ini diambil untuk memastikan keselamatan para suporter yang merayakan pencapaian tim tersebut, sebagaimana dilansir dari Media Indonesia.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa pengujian infrastruktur penyeberangan terus berjalan demi menjamin kekuatan fasilitas publik itu selama perayaan berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026.

"JPO lagi dites terus sama Dishub, kelihatannya aman. Tapi memang ada pembatasan, jadi nanti yang akan naik ke JPO itu akan betul-betul dibatasi," ujar Muhammad Farhan, Wali Kota Bandung.

Akses menuju lantai tiga jembatan bakal diperketat dan disterilkan dari masyarakat umum berdasarkan hasil koordinasi bersama Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan. Area tersebut dirancang khusus dengan kapasitas maksimal sebanyak 50 orang demi melindungi keselamatan jiwa dan menjaga kelestarian cagar budaya.

Aturan pembatasan ketat ini menetapkan bahwa hanya pemain, ofisial, serta manajemen Persib Bandung yang diperbolehkan naik ke atas struktur JPO Asia Afrika. Pembatasan serupa juga bakal diberlakukan di area Pendopo Kota Bandung.

Selain pembatasan fasilitas, aparat penegak hukum turut dilibatkan untuk melakukan pengawalan berlapis di sepanjang rute konvoi hingga lokasi puncak selebrasi. Wali Kota Bandung mengingatkan para pendukung agar tetap menjaga ketertiban guna menghindari kecelakaan lalu lintas seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

"Antisipasi pertama kepada para Bobotoh, ayo kita bergembira bersama, tapi hati-hati, jangan sampai terjadi hal yang berlebihan," tegas Muhammad Farhan, Wali Kota Bandung.

Pemerintah daerah meminta para suporter tidak jemawa dan tetap fokus memberikan doa terbaik karena klub berjuluk Maung Bandung itu masih harus berjuang mengamankan satu poin penentu.

"Kita sebagai umat beragama, Microsoft sebelum pesta harus berdoa, karena pesta akan batal jika kalah," pungkas Muhammad Farhan, Wali Kota Bandung.

Artikel terkait

Rekomendasi