Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk periode triwulan kedua yang dijadwalkan cair pada April 2026. Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ini memberikan total dana sebesar Rp600.000 kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Nominal tersebut didapatkan dari akumulasi bantuan bulanan sebesar Rp200.000 yang dibayarkan sekaligus untuk tiga bulan. Dilansir dari Bansos, masyarakat kini dapat memastikan status kepesertaan mereka secara praktis melalui perangkat telepon seluler.
Masyarakat dapat mengakses data penerima melalui portal resmi yang disediakan oleh Kementerian Sosial. Langkah pertama adalah membuka situs cekbansos.kemensos.go.id melalui peramban di ponsel masing-masing.
Setelah halaman terbuka, pengguna diminta memasukkan data wilayah yang mencakup provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, hingga tingkat desa atau kelurahan sesuai KTP. Nama lengkap harus diisi secara akurat pada kolom Nama PM.
Proses verifikasi dilanjutkan dengan mengetik ulang kode captcha yang muncul di layar sebelum menekan tombol Cari Data. Sistem akan menginformasikan jenis bantuan, status kepesertaan, serta progres pencairan jika data pemohon terdaftar.
Langkah Menggunakan Aplikasi Cek Bansos
Selain melalui situs web, pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi resmi Cek Bansos yang tersedia di Google Play Store maupun App Store. Pengguna perlu mengunduh dan melakukan pendaftaran akun baru terlebih dahulu.
Setelah berhasil masuk ke akun, pilih menu Cek Bansos dan masukkan detail wilayah serta nama lengkap sesuai kartu identitas. Keunggulan metode ini adalah memudahkan KPM untuk memantau status bantuan secara berkala tanpa harus berulang kali membuka browser.
Jadwal dan Skema Penyaluran Tahap II
Pencairan dana pada April 2026 merupakan bagian dari tahap kedua yang meliputi periode distribusi April hingga Juni. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan penjelasan terkait waktu pendistribusian dana bantuan tersebut.
"pencairan mulai dilakukan pada pertengahan April, sekitar minggu ketiga." kata Gus Ipul. Pemerintah sedang melakukan percepatan agar dana bantuan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Mekanisme penyaluran dana dilakukan melalui bank-bank yang tergabung dalam Himbara serta PT Pos Indonesia. Skema pembagian ini disesuaikan dengan prosedur distribusi yang berlaku di masing-masing wilayah penerima.
Dalam satu tahun anggaran, program BPNT terbagi ke dalam empat fase pencairan rutin. Tahap pertama berlangsung pada Januari hingga Maret, disusul tahap kedua pada April hingga Juni, tahap ketiga di Juli sampai September, dan tahap terakhir pada Oktober hingga Desember.
Pengecekan status secara mandiri sangat disarankan bagi para penerima manfaat guna memastikan dana telah masuk ke rekening atau siap diambil. Hal ini juga menjadi langkah preventif dalam menghadapi persebaran informasi palsu atau hoaks yang berkaitan dengan bantuan pemerintah.